Poktan Meddelan Gaduh, Bantuan Handtraktor Tahun 2021 Diduga Raib

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Bantuan Handtraktor untuk Poktan Surya Tani di Desa Meddelan tahun 2021 menuai sorotan setelah sejumlah warga mengaku tidak pernah melihat maupun merasakan manfaat unit bantuan itu (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Bantuan Handtraktor untuk Poktan Surya Tani di Desa Meddelan tahun 2021 menuai sorotan setelah sejumlah warga mengaku tidak pernah melihat maupun merasakan manfaat unit bantuan itu (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim  Bantuan handtraktor untuk Poktan Surya Tani di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tahun 2021, menuai kegaduhan.

Bantuan yang seharusnya memberikan asas manfaat bagi anggota kelompok tani tersebut justru disinyalir raib dan tidak pernah dirasakan kegunaannya.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, mengaku bantuan tersebut tidak pernah dirasakan manfaatnya oleh anggota Poktan.

Sejak tahun 2021, kelompok tani itu disebut tidak pernah menggunakan bantuan unit handtraktor tersebut.

“Saya heran, katanya mendapat bantuan Handtraktor tapi kok tidak pernah dipakai. Dan juga saya tidak pernah melihat keberadaan unit itu,” katanya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  Dugaan Korupsi BUMDes Meddelan Terbongkar, Kepala Desa Mengamuk Saat Dimintai Klarifikasi

Menurutnya, persoalan ini telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Isu mengenai bantuan handtraktor tersebut sudah menyebar luas, namun keberadaan fisik unit justru dipertanyakan oleh banyak pihak. Bahkan, muncul dugaan bahwa unit tersebut tidak pernah ada.

“Bagaimana tidak heboh pak. Sedangkan dulu dikabarkan dapat bantuan unit Handtraktor tapi unitnya diduga tidak ada,” paparnya dengan nada kecewa.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Poktan Surya Tani, Asmuni, membantah tudingan tersebut.

Ia mengaku bahwa unit handtraktor bantuan memang ada dan disimpan di rumahnya. Ia juga menyebut asas manfaat bantuan tersebut telah dirasakan oleh anggota kelompok.

“Mohon maaf bapak, dugaan itu salah. Unit Handtraktor itu ada di rumah bapak,” imbuhnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru