Polemik Dugaan Jual Beli Toko Pasar Anom, Hingga Penyegelan Oleh Orang Tak Dikenal

- Redaksi

Selasa, 21 November 2023 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tri Sutrisno Effendi, pria yang mendampingi  penyewa yang tokonya digembok oleh orang tak dikenal

Foto: Tri Sutrisno Effendi, pria yang mendampingi penyewa yang tokonya digembok oleh orang tak dikenal

SUMENEP, seputarjatim.com–Sebuah toko di Pasar Anom Blok BS, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep digembok oleh orang tak dikenal. Selasa (21-11-2023).

Sebelum toko tersebut digembok, toko tersebut memang berpolemik antara pemilik dengan penyewa toko, bahkan disinyalir toko tersebut saat ini sudah berpindah tangan atau dijual oleh pemilik lama.

Pria yang mendampingi penyewa toko saat ditemui media ini menyebutkan, polemik toko tersebut sebenarnya sudah lama, yang mana pemilik toko sebenarnya masih ada ikatan famili dengan penyewa, namun berjalannya waktu si pemilik toko menghubungi si penyewa dan berniat menjual toko tersebut kepada penyewa.

“Dulu pernah dimediasi antara pemilik toko dengan penyewa yang dimediasi oleh kepala pasar, yang mana waktu itu kepala pasar sangat mendukung agar toko tersebut tidak berpindah tangan, namun entah kenapa tiba-tiba kepala pasar Anom seolah-olah berpihak kepada si pemilik toko, dan ini saya duga ada Nepotisme didalamnya,” ucap Tri Sutrisno Effendi.

Baca Juga :  Berprestasi, Delapan Anggota Satresnarkoba Polres Sumenep Terima Penghargaan

Masih kata Tri, dalam polemik tersebut toko yang dulunya atas nama AU sekarang disinyalir sudah berpindah tangan atas nama FH, yang mana dirinya menduga praktek jual beli toko tersebut diduga cacat prosedur dan tidak sesuai dengan Perbup Nomor 9 Tahun 2021.

“Kedatangan kami kesini yakni untuk meminta penjelasan kepada Kepala Dinas maupun Kabid yang membidangi terkait penyegelan toko tersebut serta menanyakan proses dugaan pindah tangan antara AU kepada FH yang mana nominalnya lumayan fantastis yakni mencapai Rp.130.000.000,” terang Tri.

Baca Juga :  Isu Kehamilan Korban Pemerkosaan Oknum kyai di Sumenep Hoax

Demi keberimbangan pemberitaan, media ini mencoba menghubungi Kepala  Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid. Namun nampaknya yang bersangkutan tidak dapat ditemui karena banyak agenda yang harus dilaksanakan.

“Sy td acara 3 mas, 1. Pasar murah 2. Rapat di BLK 3. Zoom meeting di pemda 4. Sosialisasi di bagraf,” jelas Chainur Rasyid singkat.

Seputarjatim.com akan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak yang berwenang lainnya, sehingga dugaan kongkalikong jual beli toko di pasar Anom Sumenep terbuka secara terang benderang ke publik. (*)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar Santuni Puluhan Lansia di Sumenep
Cabe Jamu Masuk Inventarisasi Indikasi Geografis, Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Produk Lokal
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:23 WIB

DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Senin, 9 Maret 2026 - 18:10 WIB

Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar Santuni Puluhan Lansia di Sumenep

Senin, 9 Maret 2026 - 14:55 WIB

Cabe Jamu Masuk Inventarisasi Indikasi Geografis, Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Produk Lokal

Berita Terbaru