Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPUR: Sepasang sapi karapan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama DRT di Lapangan Giling Sumenep (SandGT - Seputar Jatim)

TEMPUR: Sepasang sapi karapan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama DRT di Lapangan Giling Sumenep (SandGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Puluhan pasangan sapi karapan dari berbagai daerah di Madura memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama DRT yang digelar di Lapangan Giling, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (13/12/2025).

Ajang budaya bergengsi ini menyedot perhatian publik karena dikemas secara aman, tertib, dan bebas senjata tajam (sajam), sekaligus menjadi pembuktian bahwa tradisi karapan sapi dapat berlangsung tanpa insiden.

Owner DRT, Syafwan Wahyudi menjelaskan, bahwa sebanyak 64 pasang sapi ambil bagian dalam sesi perang bintang. Sementara itu, perlombaan akan berlanjut keesokan harinya dengan melibatkan ratusan pasang sapi pada kelas ukuran.

“HUT pertama DRT ini kami jadikan simulasi karapan sapi tanpa sajam. Aman, tentrem, dan tidak ada hal negatif. Kalau kemarin sekelas Piala Presiden masih ada yang terkena senjata tajam, maka hari ini kami buktikan kepada publik bahwa acara ini benar-benar steril,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa MTsN Saronggi Diduga Tolak Menu MBG, Banyak Makanan Tak Tersentuh

Untuk menjamin keamanan, panitia menggandeng Polres Sumenep, Kodim, serta unsur pengamanan eksternal. Pengamanan dilakukan secara ketat sejak pagi melalui sweeping di area lintasan dan sekitar arena lomba.

“Lomba ini juga menjadi contoh dan persiapan menuju tahun 2026, karena Piala Presiden rencananya akan digelar di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Syafwan menegaskan, bahwa keamanan merupakan harga mati demi keberlanjutan tradisi karapan sapi di masa depan.

“Kalau hari ini terjadi kerusuhan, maka tidak akan ada lagi lomba karapan sapi pada 2026. Semua bisa dipending,” tegasnya.

Selain aspek keamanan, penyelenggara juga menyiapkan sistem penilaian yang transparan guna meminimalisir potensi sengketa di lintasan pacu.

“Jika ada owner yang komplain atau ragu di garis finis, juri sudah menyiapkan layar. Semua bisa melihat langsung hasilnya,” pungkasnya.

Ke depan, Ketua Pakar Sakera Madura itu juga mewacanakan perubahan sistem penyelenggaraan, termasuk penerapan tiket masuk pada karapan sapi tahun 2026.

“Bukan untuk mencari keuntungan, karena ini budaya. Tiket justru untuk mengontrol massa agar masuk satu per satu, sehingga lebih aman dan tertib,” pungkasnya. (Sand)

*

Penulis : Sans

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025
Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong 2025 di Sumenep
Festival Musik Tong-Tong Masuk KEN 2025, Disbudporapar Sumenep Siap Tampilkan Budaya Sumenep Tingkat Nasional
38 Grup Meriahkan Festival Musik Tong Tong se-Madura 2025
Resmi Digelar, MEC 2025 di Sumenep Jadi Ruang Baru Bagi Kreator Kostum Karnival

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 14:25 WIB

Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 23:53 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:02 WIB

Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terbaru