Santri di Sumenep Diduga Dapat Perlakukan Kasar dari Oknum Kepolisian Saat Lakukan Pengamanan Program Kapal Gratis Sepudi-Jangkar

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 15:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ilustrasi: Anggota kepolisian (Foto Istimewa)

Ilustrasi: Anggota kepolisian (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim –  Diduga oknum anggota kepolisian tidak memberikan pelayanan yang presesi saat melakukan pengamanan program mudik gratis 2025 dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hal ini, dirasakan oleh seorang santri saat akan balik ke Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo, dengan melalui transportasi laut (kapal laut) KMP. Wicitra Dharma I dari Sepudi-Jangkar, pada Kamis (10/4/2025) pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  DPMPTSP Sumenep Lakukan Strategi Ini untuk Promosikan Potensi Investasi

Saat itu, santri yang tidak ingin disebutkan namnya mengaku bahwa dirinya mendapatkan perlakuan kasar dari oknum polisi yang saat itu melakukan pengamanan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mau balik ke pondok pakai kapal gratis, tapi sebelum naik kapal, saya dan teman-teman saya dibentak-bentak pak polisi, seharusnya kalau saya salah, pak polisinya beri saya pemahaman dan arahan, tapi ini beda kayaknya marah-marah,” ucap santri asal Sumenep itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sapudi, AKP Agus Sugito, menyampaikan, bahwa memang benar anggota kepolisian melakukan pengamanan sebelum masuk ke kapal supaya berjalan aman dan tertib pada Arus Balik Lebaran 2025.

Baca Juga :  Kasus TBC Jadi Perhatian Serius, Dinkes Sumenep Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Pola Hidup Sehat

Jika memang ada oknum anggota kepolisian yang tidak melayani masyarakat dengan baik, pihaknya meminta untuk segara memberitahukannya.

“Tolong, siapa oknumnya? Karena dilapangan banyak anggota, ada anggota TNI, yang juga melakukan pengamanan,” ujarnya.

“Kalau hanya dugaan dan mencurigai, saya tidak enak mas,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB