Sepeda Motor Inventaris Desa Jambu Tidak Diketahui Rimbanya, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

- Redaksi

Rabu, 5 Januari 2022 - 09:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Daftar Inventaris Barang Desa Jambu, Kecamatan Lenteng. (Dok.Seputarjatim.com)

Foto: Daftar Inventaris Barang Desa Jambu, Kecamatan Lenteng. (Dok.Seputarjatim.com)

SUMENEP, seputarjatim.com–Awal tahun 2022, polemik terkait Sepeda motor inventaris Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, yang diduga digadaikan oleh oknum belum juga menemui titik terang. Sehingga dalam hal ini menjadi pertanyaan besar bagi warga desa setempat terkait raibnya inventaris tersebut.

ZA salah satu warga desa Jambu mengatakan, permasalahan yang terjadi di desanya harus segera dicari benang merahnya agar masyarakat tidak selalu menjadi korban, dan dirinya berharap permasalahan-permasalahan yang terjadi di desa bisa diurai satu demi satu oleh kades yang baru.

“Ini sejarah bagi desa kami khususnya dan Kabupaten Sumenep umumnya, yang mana inventaris desa berupa sepeda motor yang seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat malah digadaikan, hebat berarti desa kami,” Ucapnya sambil tertawa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan dirinya menduga ada kongkalikong antara pihak Pemdes Jambu dengan beberapa instansi terkait, karena permasalahan ini sudah berjalan lama namun terkesan ada pembiaran.

Baca Juga :  Keren, Desa Pagar Batu Menjadi Satu-Satunya Desa Di Sumenep Yang Dinobatkan Sebagai Kampung Perikanan Budidaya Oleh KKP

“Kemana Camat Lenteng, DPMD Sumenep maupun inspektorat, permasalahan ini kan kurang lebih sudah dua tahun kok belum juga bisa diselesaikan. Apa mereka takut untuk memberikan sanksi kepada oknum tersebut?, “Tanyanya keheranan.

Masih kata ZA, dirinya berharap dan meminta kepada Bupati Sumenep untuk turun langsung mengatasi permasalahan yang terjadi di desa jambu.

“Kalau instansi terkait sudah tidak mampu mengatasi permasalahan di desa kami, Saya berharap Bupati Sumenep bisa mengambil alih nya agar tagline ” Bismillah Melayani” Bisa kami rasakan,” Pungkasnya.

H. Benny Wahyudi, Kepala Desa Jambu yang baru menjabat saat dikonfirmasi menjelaskan sudah berkoordinasi dengan semua perangkat desa dan menanyakan terkait keberadaan sepeda tersebut yang disinyalir digadaikan.

“Saya sudah panggil salah satu perangkat desa yang diduga kuat mengetahui dan ikut terlibat menggadaikan sepeda tersebut, semua pembicaraan saya abadikan berbentuk rekaman,” Jelasnya. Selasa (4-1-2022)

Baca Juga :  Hendak Pesta Sabu, Warga Desa Bungbungan Ditangkap Satresnarkoba Polres Sumenep

Masih kata Benny, terkait ketidak beresan inventaris desa pihaknya mengaku sudah bersuratan kepada camat lenteng serta tembusan Bupati Sumenep, DPMD, Inspektorat Sumenep, namun sampai saat belum ada balasan terkait surat pemberitahuan masalah aset desa berupa sepeda motor tersebut.

“Sampai saat ini belum ada jawaban,” Terangnya singkat.

Sementara itu Camat Lenteng Joko Satrio, saat ditemui di kantornya beberapa waktu yang lalu menyebutkan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah berupa pembinaan kepada mantan kepala desa jambu selaku penangggung jawab aset desa.

“Pembinaan tersebut dilakukan secara rutin dan bersifat insidentil, termasuk sudah melaporkan ke inspektorat maupun DMPD dan juga sudah menyampaikan secara tertulis kepada mantan kepala desa untuk menyelesaikan terkait permasalahan desa jambu, salah satunya yakni masalah dugaan inventaris berupa sepeda motor yang digadaikan, Paparnya singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru