Silaturahmi ke Ponpes, Kiai Muda Jatim Pendukung Ganjar Beri Bantuan dan  Santunan Anak Yatim di Magetan

- Redaksi

Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(Foto: Heri Wicaksono)

(Foto: Heri Wicaksono)

MAGETAN, seputarjatim.com – Jaringan Kiai Muda Jawa Timur pendukung Ganjar Pranowo kembali menjalin silaturahmi dengan warga pondok pesantren (ponpes).

Silaturahmi itu dibalut dalam kegiatan bertajuk ‘Istigasah dan Tahlil’ dan digelar di Pondok Pesantren Al Hidayat, Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu (14/1/23).

Dalam momen tersebut, mereka mengharapkan agar Bangsa Indonesia tetap guyub, terhindar dari perpecahan dan bencana, serta peduli terhadap sekitar yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memberikan bantuan, Kyai Muda Jatim Pendukung Ganjar juga santuni anak Yatim di Magetan, Jawa Timur. (Foto: Heri Wicaksono)

Para sukarelawan yang terdiri dari kiai muda itu juga mendoakan Indonesia lebih maju, dan sejahtera di masa mendatang.

“Kegiatan hari ini di Ponpes Al Hidayat Kec. Karas, Kab. Magetan mengadakan doa bersama dan juga tahlil bersama. Alhamdulillah acara berjalan tertib dan lancar,” kata Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi di lokasi.

Baca Juga :  Ganjar Milenial Center Jatim Semarakkan Bulan Ramadan lewat Lomba Kreasi Musik Nuansa Islam

Pada momen itu, Kiai Muda Jatim menyalurkan sejumlah bantuan meliputi satu buah karpet, satu paket pengeras suara, tiga buah jam dinding, dua buah kipas angin, serta 20 karung semen untuk membantu pembangunan Pondok Tahfidz Quran di lingkungan Pesantren Al Hidayat.

Anak-anak yatim yang merupakan santri di ponpes tersebut juga tak luput mendapatkan perhatian dari Kiai Muda Jatim. Sukarelawan pendukung Ganjar itu juga menyantuni belasan anak-anak yatim.

Hal ini, lanjut Ali, sebagai usaha menebar kebahagiaan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan di Jawa Timur.

Baik masyarakat pra-sejahtera, rumah ibadah, maupun pondok pesantren yang membutuhkan.

“Latar belakang kami sedikit sumbangsih ke pesantren-pesantren sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah. Kedua, banyak ponpes yang memerlukan pembenahan, baik infrastruktur maupun hal-hal lain agar kegiatan belajar mengajar di pesantren lebih optimal lagi,” ucap Gus Ali.

Baca Juga :  Berkat Pelatihan Pemuda Mahasiswa Ganjar, Warga Bangkalan Berani Manfaatkan Internet untuk Pasarkan Usaha Kopinya

Gus Ali menegaskan, Kiai Muda Jatim memiliki komitmen bakal menghelat kegiatan positif lain bagi masyarakat.

“Insyaallah kami akan mengadakan acara di tempat lain sepertu khitanan bagi warga yang kurang mampu, lalu sumur bor di daerah kesulitan mata air. Semoga dengan itu saya yakin (Kiai Muda Jatim) akan melekat di hati mereka (masyarakat),” tegas Gus Ali.

Gus Abdul Wahab (56), salah satu pengasuh Ponpes Al Hidayat mengaku senang atas bantuan yang diberikan Kiai Muda Jatim.

“Kami sangat berterima kasih karena dapat perhatian khusus di Magetan ini. Mudah-mudahan bantuan-bantuan berupa kipas angin, karpet, sound system, dan lainnya dapat bermanfaat untuk pondok pesantren dan santri-santri,” ucap Gus Abdul Wahab. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Toko Kelontong Madura di Yogyakarta Memanas, KMY Kawal Pemeriksaan dan Tempuh Jalur Hukum
Dari Ponsel Sederhana ke Gerakan Sosial, Abdul Aziz di Purbalingga Angkat Martabat Kaum Pekerja
Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru
Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik
Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 
Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa
Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Polemik Toko Kelontong Madura di Yogyakarta Memanas, KMY Kawal Pemeriksaan dan Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Dari Ponsel Sederhana ke Gerakan Sosial, Abdul Aziz di Purbalingga Angkat Martabat Kaum Pekerja

Sabtu, 19 September 2026 - 09:40 WIB

Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Berita Terbaru