SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bermasalah, Guru Ikut Alami Diare Usai Konsumsi MBG

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Guru alami Diare usai konsumsi MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Guru alami Diare usai konsumsi MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan bermasalahnya Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh SPPG Pakamban Laok 2, di bawah pengelolaan Yayasan Bumi Asfan Abadi, kian menguat.

Tidak hanya siswa, sejumlah guru di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, juga dilaporkan mengalami diare (mencret) setelah mengonsumsi menu MBG yang sama, pada 21 Januari 2026 kemarin.

Berdasarkan penelusuran media ini, seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengakui turut merasakan gangguan kesehatan usai menyantap MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun juga menduga bahwa menu ayam bakar yang disajikan dalam kondisi kurang matang. Hal itu yang menjadi penyebab utama guru dan siswa alami diare.

“Tidak hanya siswa yang mencret, guru juga mengalami gejala yang sama. Guru kan juga dapat MBG,” ucapnya, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga :  Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan

Guru tersebut mengungkapkan, awalnya dirinya tidak menyadari penyebab diare yang dialaminya. Namun, setelah muncul pemberitaan mengenai siswa yang mengalami mencret, barulah ia menyadari adanya keterkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi.

“Bahkan saya berkali-kali ke WC. Saya baru sadar saat ada berita yang menyebut siswa mencret. Ternyata karena makan MBG itu yang ayamnya kurang masak,’ ujarnya.

Lanjut ia menambahkan, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru dan wali murid, mengingat MBG seharusnya memenuhi standar keamanan pangan sebelum dibagikan kepada siswa maupun tenaga pendidik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Pakamban Laok 2 dari Yayasan Bumi Asfan Abadi belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan menu MBG yang menyebabkan gangguan kesehatan tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan
Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Berita Terbaru