Viral Vidio Mesum “Three against one” Ditempat Wisata Sumenep

- Redaksi

Senin, 27 Desember 2021 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Tangkapan Layar

Foto: Tangkapan Layar

SUMENEP, seputarjatim.com–Adegan tak senonoh yang dilakukan oleh Anak Baru Gede (ABG) kembali menggemparkan masyarakat Sumenep, Video panas berdurasi 19 detik yang tersebar luas di story WhatsApp dan viral di kalangan warga di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Adegan mesum tersebut direkam langsung oleh si cewek dalam kondisi telanjang hanya tinggal BH dan CD saja dan kejadian itu terjadi di semak-semak pantai slopeng Kecamatan Dasuk. Kamis (23/12/2021).

Dalam vidio tersebut, adegan panas itu dilakukan oleh dua pria yaitu memakai baju hitam yang mencium leher dan pria yang memakai jaket abu-abu menghisap buah dadanya si cewek dengan keadaan si cewek tersenyum. Dalam hal itu sembari si cewek mengatakan “Hai mantan, mantan itu setan, kita ini…” setelah mengucapkan kata tersebut diteruskan dengan adegan panas lainnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil klarifikasi pewarta kepada salah satu pria yang juga ada di video tersebut berbaju hitam berinisial FL mengaku asli warga Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep. Dirinya mengaku hanya diajak oleh temannya yang berinisial SS dan IG yang berasal dari Desa Keles, Kecamatan Ambunten.

Baca Juga :  Pemdes Jambu Klarifikasi Dugaan Pelaku Pencabulan: ZT sudah Pindah Domisili

“Itu yang kemarin bukan saya video Mas, bukan menggunakan hpnya saya. Saya sudah bilang ke Si Cewek jangan buat stori takut viral, orang tua saya kerja diluar kota anaknya pas kayak gini gimana?,” katanya saat dihubungi melalui via telepon seluler,” Jumat (24/12/2021).

Saat dirinya  ditanya soal asli orang mana, pertama kali pihaknya lebih menutupi identitasnya, dan pada akhirnya ia juga bilang juga bahwa asli dari salah satu desa di Kecamatan Dasuk.

“Saya orang tua asli Desa Kerta Barat. Terkait hal ini orang tua saya sudah tahu, tapi saya sekarang ada di Dasuk, takut dicari polisi,” ungkapnya.

Pada kejadian tersebut, pihaknya menceritakan kronologis tersebarnya video tersebut dari awal pengambilan hingga tersebar luas di story WhatsApp di kalangan muda mudi khususnya di Kecamatan Dasuk.

Baca Juga :  Dibakar Suami, Wanita Pangarangan ini Tuntut Keadilan

“Pulangnya Saya jalan kaki dari Slopeng, kejadiannya itu di pantai Slopeng, cewek itu yang hanya dibawa. Saya disuruh jalan ke selatan. Yang mosting video tersebut yang cewek tapi menggunakan hpnya SS yang asli orang keles,” jelasnya.

Sementara, Kata Holis Samsul Arifin saat dikonfirmasi melalui via chat WhatsApp messenger disoal terkait video viral yang salah satu pemerannya  mengaku warga Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk. Pihaknya menyampaikan akan panggil orang tuanya dan mau dikasih teguran.

“Itu video kurang bagus bos dan patut dikasik tegoran bos. Biar tak saya panggil dulu ortunya karena terkait dengan anak tersebut,” jawabannya saat dikonfirmasi. Jumat (24/12/2021).

Tambah Kades Holis, pihaknya mengatakan diselesaikan secara kekeluargaan. Cuman kendalanya orang tua dari anak tersebut ada di luar kota sampai saat ini tentu ada yang mengurusnya.

“Saya panggil ada yang ngurus secara kekeluargaan, Bura Ombul mengurus orang tuanya lagi ada di Bali,” Pungkasnya. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan
Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Belum P21, Tiga Tersangka Masih dalam Penahanan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean

Kamis, 24 September 2026 - 12:08 WIB

Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan

Rabu, 23 September 2026 - 16:27 WIB

3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terbaru