Wajibkan ASN Seragam Batik Tulis Lokal, Wujud Perhatian Pemkab Sumenep Terhadap Pengrajin

- Redaksi

Rabu, 6 Juli 2022 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Bupati sumenep meninjau langsung ke lokasi pembuatan batik, di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto.

Foto:Bupati sumenep meninjau langsung ke lokasi pembuatan batik, di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto.

SUMENEP, seputarjatim.com–Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah guna memulihkan perekonomian masyarakat pasca wabah covid-19, salah satunya yakni seperti yang dilakukan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Dirinya membuat kebijakan dengan memberdayakan pengrajin batik lokal untuk membuat batik yang akan dipakai oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan motif atau desain tertentu.

“Kebijakan ASN memakai seragam batik produk lokal sebagai wujud perhatian Pemerintah Daerah, memulihkan perekonomian pengrajin batik yang lumpuh akibat wabah Covid-19,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi di sela-sela kunjungannya, di Kerajinan dan Batik Tulis Pakandangan Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto, Selasa (05/07/2022).

Karena itulah, dirinya membuat Peraturan Bupati (Perbup) pakaian ASN seragam batik lokal, yang digunakan setiap Kamis dan Jumat, dengan menggunakan batik tulis modern dan batik tulis motif lama.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Miliki Poli Onkologi

“Yang jelas, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sekitar 9000 orang, sehingga dengan kebutuhan ribuan batik itu berefek positif kepada UMKM utamanya pengrajin batik, karena batik ini merupakan murni batik tulis,” terangnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Operasi Zebra Semeru Tahun 2022, Pengendara Wajib Hindari 7 Pelanggaran Ini

Bupati mengungkapkan, kebijakan ASN berseragam batik tulis lokal tidak hanya berdampak kepada pengrajin batik lokal saja, melainkan program itu juga memberikan dampak positif kepada penjahit.

“Pakaian batik tulis lokal targetnya selesai dikerjakan pada akhir tahun ini, sehingga pada 2023, seluruh ASN Pemkab Sumenep tidak memakai batik dari luar daerah apalagi batik printing,” ungkap Bupati. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gotong Royong Lintas Sektor di Kampung Ageng, DLH Sumenep Edukasi Warga Soal Budaya Bersih
Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Sidak Pasar Anom, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali
Kepala SPPG Batu Putih Buka Suara Soal Ulat di MBG, Namun Pengawasan Internal Dipertanyakan
Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang
Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Lebeng Timur Pilih Uang Ketimbang MBG Bau
Pemkab Sumenep Kampanyekan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di HGN Ke 66
Aroma Limbah dan Kualitas MBG Diprotes, Pengelola SPPG Saronggi Dinilai Tutup Mata
Sulahuddin Salurkan Air Bersih untuk Warga Moncek Tengah, Respons Cepat Atasi Krisis Air

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:04 WIB

Gotong Royong Lintas Sektor di Kampung Ageng, DLH Sumenep Edukasi Warga Soal Budaya Bersih

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:26 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Sidak Pasar Anom, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:51 WIB

Kepala SPPG Batu Putih Buka Suara Soal Ulat di MBG, Namun Pengawasan Internal Dipertanyakan

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:07 WIB

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:34 WIB

Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Lebeng Timur Pilih Uang Ketimbang MBG Bau

Berita Terbaru