Home / Tak Berkategori

Waket DPRD Bangkalan Minta Gugus Tugas Covid Minta Maaf

- Redaksi

Kamis, 30 April 2020 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hosyan Muhammad, Wakil Ketua DPRD Bangkalan kecewa tuduhan dirinya terpapar covid-19. (Abd/SJ Foto)

Hosyan Muhammad, Wakil Ketua DPRD Bangkalan kecewa tuduhan dirinya terpapar covid-19. (Abd/SJ Foto)

BANGKALAN, seputarjatim.com- Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Hosyan Muhammad meminta Tim Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Jawa Timur, meminta maaf kepada dirinya atas tudingan terpapar virus corona. Sebab setelah dilakukan swab test di RS Siloam Surabaya, hasilnya negatif.

Sebelumnya, wakil ketua DPRD Bangkalan itu dinyatakan positif oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, saat dilakukan rapid test kepada anggota DPRD Bangkalan. Tidak hanya Hosyan, tiga koleganya yang lain juga divonis positif corona.

Baca Juga :  BPBD Madiun Gelar Simulasi Penanganan Korban Tenggelam

“Tidak perlu diragukan lagi, bahwa saya atas nama Hosyan Muhammad, jabatan Wakil Ketua DPRD Bangkalan, dengan hasil ini dinyatakan negatif hasil swab di Rumah Sakit Siloam Surabaya,” terangnya dalam jumpa pers di Gedung DPRD Bangkalan, Kamis, 30/04/2020.

Hosyan memeriksakan diri ke RS Siloam Surabaya pada Senin, 27/04/2020 lalu. Hasil swab test diterima pada Rabu, 29/04/2020. Hasilnya Hosyan dinyatakan negatif.

Baca Juga :  Ditangkap, Pria Tamatan SMP Edarkan 1650 Pil Koplo dan Sabu

“Saya tidak akan menuntut apa-apa. Tapi saya hanya ingin memulihkan nama baik saya saja. Terhadap berita yang tidak akurat yang disampaikan media kepada seluruh lapisan masyarakat. Jadi saya meminta statement dari tim satgas untuk memulihkan nama baik saya,” imbuhnya.

Selain Hosyan, 2 anggota DPRD lainnya juga melakukan swab test mandiri, yakni Mahmudi dan As’ad. Hasilnya kedua kolega Hosyan tersebut juga dinyatakan negatif Covid-19. (abd/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!
Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa
6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata
DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026
HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon
Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
16 Penghargaan Diraih, Tahun Perdana Fauzi–Imam Penuh Prestasi
Bangun Mental Spiritual ASN, Pemkab Sumenep Gelar Pengajian Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:29 WIB

MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!

Senin, 23 Februari 2026 - 17:47 WIB

Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa

Senin, 23 Februari 2026 - 12:03 WIB

6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata

Senin, 23 Februari 2026 - 11:22 WIB

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:15 WIB

HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon

Berita Terbaru

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 11:22 WIB