5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGECEK: Anggota kepolisian dari Polres Sumenep, saat mendatangi TKP warga yang meninggal dunia di kamar di Pajagalan (Humas Polres Sumenep)

MENGECEK: Anggota kepolisian dari Polres Sumenep, saat mendatangi TKP warga yang meninggal dunia di kamar di Pajagalan (Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, Seputar Jatim – Warga Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.

Korban diketahui sudah sekitar lima hari tidak pernah terlihat keluar dari kamar. Kecurigaan muncul saat Sirriyani, adik korban yang tengah dalam kondisi sakit stroke, meminta bantuan tetangganya, Siyama, untuk mengecek keadaan sang kakak.

Saat dilakukan pengecekan di rumah korban yang beralamat di Jalan Trunojoyo Gang I RT 001 RW 001 Kelurahan Pajagalan, Siyama mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Sumenep Kota yang dipimpin Kapolsek Sumenep Kota, AKP Maliyanto Effendi, bersama tiga anggota langsung mendatangi lokasi kejadian.

Di tempat kejadian perkara (TKP), turut hadir anggota Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polres Sumenep, petugas ambulans RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, serta perangkat Kelurahan Pajagalan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mengamankan TKP bersama Unit Reskrim Polres Sumenep dan pihak rumah sakit, meminta keterangan sejumlah saksi, hingga melakukan penyelidikan guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana.

Berdasarkan keterangan keluarga, mereka menolak dilakukan visum maupun autopsi dan telah menerima peristiwa tersebut sebagai takdir Tuhan. Keluarga juga menyatakan tidak terdapat unsur kesengajaan dari pihak manapun.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami langsung memerintahkan jajaran untuk mendatangi dan mengamankan TKP serta melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur,” katanya, Selasa (24/2/2026).

“Meski pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi, kami tetap memastikan bahwa peristiwa ini tidak mengandung unsur tindak pidana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengetahui kejadian serupa, sehingga dapat segera ditangani secara cepat dan profesional oleh aparat kepolisian. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!
Agus, Inung, atau Rahman: Siapa yang akan Jadi Tangan Kanan Bupati Sumenep?
Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal
Kapolres Sumenep Sidak Toko Kembang Api, Larang Penjualan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Saat Ramadan
Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang
Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:54 WIB

5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:51 WIB

Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:35 WIB

Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:54 WIB

Agus, Inung, atau Rahman: Siapa yang akan Jadi Tangan Kanan Bupati Sumenep?

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:58 WIB

Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal

Berita Terbaru

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 11:22 WIB