Proyek Siluman Kembali Berdiri Di Desa Jambu, Hingga Warga Nyumbang Semen Dan Besi

- Redaksi

Selasa, 29 Agustus 2023 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Proyek rehabilitasi sungai yang berdiri di desa Jambu, Kecamatan Lenteng

Foto:Proyek rehabilitasi sungai yang berdiri di desa Jambu, Kecamatan Lenteng

SUMENEP, seputarjatim.com-Kegiatan pembangunan proyek rehabilitasi/rekonstruksi Sungai yang ada di desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura kembali di sorot warga.

Warga sekitar mulai mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek ini. Salah satu hal yang menonjol adalah ketiadaan papan informasi proyek di lokasi, yang seharusnya memberikan informasi mengenai detail proyek, anggaran, tahapan pengerjaan, dan kontak yang dapat dihubungi untuk pertanyaan lebih lanjut.

Hal ini tentu menimbulkan keprihatinan bahwa proses pengerjaan mungkin tidak sepenuhnya terbuka bagi publik.

“Padahal setiap proyek yang menggunakan dana negara dan dibiayai baik bersumber dana dari APBD maupun APBN seharusnya ada papan plang nama proyek,” ucap Zainal singkat. Selasa (29-08-2023).

Sisa bungkus semen yang diduga digunakan untuk rehabilitasi proyek sungai
Foto:Sisa bungkus semen yang diduga digunakan untuk rehabilitasi proyek sungai

Penasaran dengan pengakuan Zainal, awak media terjun ke lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut, ternyata memang benar dilokasi proyek tidak dijumpai papan informasi terkait proyek rehabilitasi sungai itu serta kualitas pekerjaan yang meragukan.

Baca Juga :  Surat Audensi Tak Digubris, LSM KPK Nusantara Demo DPRD Sumenep

Saat awak media mencari tahu kepada warga sekitar siapa pemelik proyek tersebut, awak media justru mendapat pengangakuan mengejutkan dari warga yang meminta namanya tidak di expose itu.

Pembangunan jembatan yang sebagian semen dan besinya hasil dari sumbangan warga
Foto:Pembangunan jembatan yang sebagian semen dan besinya hasil dari sumbangan warga

Dirinya bercerita bahwa, secara pribadi keluarganya menyumbang 10 sak semen dengan merk semen Gresik dan beberapa potong besi untuk proyek jembatan agar kokoh saat dilewati mobil maupun roda 3.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan, Humas Polres Sumenep Ikuti Jum’at Belajar

“Yang merk semen Gresik itu bapak saya yang nyumbang, untuk besinya gak tau berapa biji, itu untuk proyek yang jembatan, untuk yang sungai setahu saya pakai semen merk dynamix hijau dan merah,” terangnya singkat.

Pengakuan mengejutkan dari warga tersebut menarik untuk ditindak lanjuti, media seputajatim.com akan terus mencari tahu dan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak yang berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru