47 Petugas Medis Dikerahkan Tangani Korban KMP Santika Nusantara

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban KMP Santika Nusantara dirawat di ruang rapat Puskesmas Masalembu, Jumat, 23/08/2019. (dik/ SJ foto)

Korban KMP Santika Nusantara dirawat di ruang rapat Puskesmas Masalembu, Jumat, 23/08/2019. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Puskesmas Masalembu mengerahkan seluruh tanaga medisnya untuk melakukan pertolongan terhadap korban KMP Santika Nusantara, yang terbakar di perairan Masalembu, Kamis, 22/08/2019, malam. Tidak hanya di ruang perawatan, petugas juga tempatkan para pasien di ruang rapat, dan di teras dan halaman rumah sakit.

“Namanya darurat, kita pakai semua lingkungan Puskesmas. Ruang rapat, teras, halaman, kita gunakan,” terang M Haidar, Kepala Puskesmas Masalembu, saat dihubungi melalui telepon.

Menurut Haidar para korban umumnya menderita luka ringan. “ Banyak yang lecet, sebagian mengalami kram karena terlalu lama berendam di air laut,” imbuhnya.

f 3
Korban perempuan ditandu petugas ke Puskesmas Masalembu. (dik/ SJ foto)

Hingga Jumat, 23/08/2019 sore, menurut Haidar total korban KMP Santika Nusantara yang dirawat di Puskesmas Masalembu berjumlah 50 orang. “Ada yang dibawa ke Surabaya sekitar 89 orang,” katanya.

Haidar mengungkapkan saat ini Puskesmas Masalembu memiliki stok obat-obatan yang memadai. Karenanya seluruh korban dapat dirawat secara maksimal.

Terkait dengan musibah ini, Darul Hasyim Fath, Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu memandang pentingnya dilakukan pelatihan khusus bagi pemuda dan nelayan setempat tentang materi kedaruratan. “Jumlah tagana di Pulau Masalembu itu minim. Kalau mengandalkan sedikit tenaga dalam musibah besar semacam ini tidak akan maksimal. Makanya perlu dilakukan pelatihan khusus bagi para pemuda dan kelompok nelayan. Misalnya tentang tehnik penanganan kedaruratan seperti kasus kecelakaan kapal,” terang Darul saat ditemui wartawan, Jumat, 23/08/2019.

Baca Juga :  Selama Setahun, BNNK Sumenep Amankan Sabu 41,02 Gram

Sebagai catatan menurut Darul, di perairan di Pulau Masalembu kerap terjadi kecelakaan laut. Hal ini yang menurutnya harus dijadikan pertimbangan agar dilakukan pelatihan tersebut. “Dengan melatih pemuda dan nelayan Masalembu materi tentang SAR, penanganan musibah laut akan tertangani dengan lebih baik,” pungkas anggota DPRD Sumenep tiga periode itu. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029
Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang
Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik
Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep
Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali
Warga Nonggunong Bersyukur Dapat Bansos Beras 10 Kg
Center Of Law Studies Gelar FGD, Bea Cukai Madura “Menghilang”
Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:02 WIB

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

Berita Terbaru