Abdul Hamid Ali Munir: Ayo Kerja Untuk Sumenep, Tanggalkan Semua Kepentingan

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Hamid Ali Munir, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sumenep, dalam bincang santai bersama wartawan di ruang kerjanya. (dik/ SJ foto)

Abdul Hamid Ali Munir, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sumenep, dalam bincang santai bersama wartawan di ruang kerjanya. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarajatim.com Sebanyak 50 anggota DPRD Sumenep periode 2019-2024 resmi dilantik dan telah bekerja. Para wakil rakyat akan mengabdikan dirinya selama 5 tahun untuk mengurus seluruh kebutuhan dan kepentingan warga Kabupaten Sumenep.

“Saya mengajak ayo kita benar-benar menjadi Anggota DPRD Sumenep. Kita ke-50 Anggota Dewan terpilih memang berasal dari multi partai politik, multi asal, multi kepentingan, tapi sekarang sudah harus menyatu, kita tanggalkan baju-baju itu dan ayo mulai bekerja untuk Sumenep,” terang Abdul Hamid Ali munir, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sumenep, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Anda Punya Sengketa Hutang Piutang, Yuk Ajukan Ke PN Sumenep, Berikut Tata Caranya

Menurut Hamid yang juga Politisi Senior di Sumenep tersebut, pada pekan pertama menjabat para anggota DPRD Sumenep memang harus beradaptasi dengan banyak hal. Lingkungan kerja, waktu kerja, termasuk pola komunikasi yang dibangun bersama kolega lainnya di Gedung Rakyat.

“Pekerjaan rumah kita itu banyak. Pertama membentuk fraksi-fraksi paling lambat sebulan sejak tanggal pelantikan, merumuskan tata tertib DPRD, lantas melakukan pembentukan pimpinan DPRD definitif. Sudah banyak Raperda yang harus kita kaji dan bahas di internal nanti,” imbuh Hamid.

Sementara itu sejak dilakukan pelantikan, Gedung DPRD Sumenep telah beberapa kali menjadi sasaran aksi unjukrasa warga. Menurut Hamid, hal ini menggambarkan betapa lembaga legislatif itu sangat dibutuhkan masyarakat luas. “Warga mau mengadu persoalan yang dihadapi silahkan datang ke Dewan, kita akan mendengar, kita akan bantu cari solusi,” ujar Hamid yang mengaku telah beberapa kali menemui massa aksi yang berunjukrasa di DPRD Sumenep.

Baca Juga :  Ganjar Milenial Resmi Laporkan Oknum Relawan ke Polisi Usai Dicatut Dukung Prabowo

Saat ini menurut Hamid, DPRD Sumenep serius untuk melakukan perubahan-perubahan ritme kerja yang dilakukan. “Kita akan lebih tepat waktu, tepat pembahasan, dan tentu disiplin,” pungkasnya. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru