Anggota DPRD Desak Dinas Kesehatan dan P2KB Sumenep Agar Segera Mengevaluasi Kinerja Karyawan Puskesmas Dasuk

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Puskesmas Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

CERAH: Puskesmas Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, M. Muhri, mendesak Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana setempat untuk mengevaluasi kinerja Puskesmas Dasuk.

Menurut Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep 2023, bahwa mengambil sikap seperti itu, agar pelayanan kesehatan kepada pasien optimal dan lebih baik.

Mengingat, kata dia, kejadian bukan hanya satu atau dua kali di Sumenep, pasien yang meninggal diduga kelalaian karyawan. Bahkan Puskesmas di Kabupaten Sumenep hampir terjadi.

“Saya meminta kepada kepala Dinas kesehatan dan P2KB Kabupaten Sumenep untuk mengevaluasi puskesmas yang memberikan pelayanan yang kurang baik kepada pasien,” ucapnya, saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (28/3/2024).

Baca Juga :  PJ DBD Puskesmas Dasuk Hemat Bicara Terkait Pasien DBD yang Meninggal Dunia Diduga Faktor Kelalaian Oknum Perawat

Lebih lanjut ia mengatakan, ketika persoalan tentang nyawa seseorang dan juga masalah kesehatan. Ia secara tegas mengambil sikap untuk mendesak OPD terkait segera mengevaluasi dan memberikan tindakan setimpal.

Hal itu, menurut pria yang pernah menahkodai PC Ansor Sumenep ini, agar memberikan efek jera kepada oknum perawat yang tidak profesional pada profesi.

“Apalagi seperti ini Puskesmas Dasuk hingga menyebabkan ada pasien meninggal. Minta tolong kepada OPD terkait segera ditindaklanjuti, agar tidak terjadi seperti hal ini. Evaluasi kinerja oknum perawat tersebut dan segera berikan tindakan,” tegasnya.

“Puskesmas harus memberikan pelayanan kepada pasien yang optimal. Agar pasien merasa nyaman saat berobat,” ujarnya.

“Oknum perawat itu diduga mengotak atik Rekam Medis (RM) dan kronologi pasien. Hal ini sudah menyalahi atura yang ditetapkan oleh pemerintah dan segera secepatnya ditindaklanjuti,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnua, Kepala Puskesmas Dasuk, Novia Sari Wahyuni, mengaku bahwa karyawannya teledor saat bekerja.

Lebih jauh ia menuturkan, bahwa ada beberapa berkas yang tidak di catat pada saat peristiwa itu terjadi.

Baca Juga :  Nyawa Pasien DBD Tak Tertolong, Oknum Perawat Puskesmas Dasuk Diduga Lambat Ambil Tindakan

Terkait RM (rekam medis), pihaknya mengaku tidak ada yang keliru, cuma ada catatan yang kurang lengkap saat mengganti infus yang tidak ditulis.

“Tapi itu di hari pertama dan kedua ya!,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan
Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak
Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG
‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:36 WIB

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:23 WIB

Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:38 WIB

IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Berita Terbaru