Sektor Pertanian Sumenep Jadi Jalan Menuju Mandiri dan Moderenisasi

- Redaksi

Senin, 2 September 2024 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENYERAHAN: Bupati Sumenep dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian saat memberikan bantuan traktor

PENYERAHAN: Bupati Sumenep dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian saat memberikan bantuan traktor

SUMENEP, Seputar Jatim – Sangat penting modernisasi pertanian sebagai jalan menuju kemandirian dan maju di Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur.

“Pertanian di Sumenep tidak lagi bergantung pada metode tradisional. Dunia sudah berubah, dan kita harus berubah bersama dengan cara modern,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Chainur Rasyid, Senin (2/9/2024).

Saat ini, sambung dia, teknologi ini memungkinkan pihaknya mengetahui kondisi tanaman secara real-time dan segera melakukan tindakan yang diperlukan, sehingga bisa mengurangi kerugian.

Baca Juga :  Demi Wujudkan Kemaslahatan Masyarakat, Pasangan Calon Fikri-Unais Resmi Daftar ke KPU Sumenep

“Selain itu, penguatan kapasitas manajemen dan kewirausahaan petani, strategi pemasaran hasil tani, serta cara membangun jaringan distribusi yang efektif itu sangat penting untuk ditingkatkan demi kemajuannya,” bebernya.

Sementara Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pertanian itu harus berbasis dari hulu ke hilir. Jadi salah satunya harus ada produk olahan untuk mengatasi harga murah saat panen.

“Semakin banyak produk olahannya, maka semakin baik pasca panen. Tapi pasca panen produk olahannya masih lebih banyak produk panennya yang tidak menjadi olahan, itu akan mempersulit harga pasar,” pungkasnya. (Sand/EM).

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru