PAUD HI El-Fath Sumenep Gandeng UMKM Gelar Songennep Parjugha

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 09:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PEMASARAN: PAUD HI El-Fath Sumenep saat memperkenalkan produksnya

PEMASARAN: PAUD HI El-Fath Sumenep saat memperkenalkan produksnya

SUMENEP, Seputar Jatim – Dalam mengembangkan produk lokal khas Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, PAUD HI El-Fath, gandeng UMKM menggelar ‘Songennep Parjugha’.

Direktur PAUD HI El-Fath, Nurul Hayati mengatakan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan anak-anak usia dini pada dunia usaha sejak dini dengan cara yang menyenangkan.

“Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung, kami ingin mengasah rasa ingin tahu anak-anak tentang dunia di sekeliling mereka, termasuk sektor usaha lokal yang menjadi bagian penting dari perekonomian kita,” ujarnya. Sabtu (2/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Upacara Hari Jadi Sumenep Ke 755 Gunakan Bahasa Madura, Budayawan Ini Turut Bangga!

Lebih dari itu, karta dia, ini bukan hanya memperkenalkan produk kepada anak-anak, tapi juga memberi tahu para orang tua tentang pentingnya mendukung produk lokal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Yuliana menyampaikan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengembangkan UMKM diantaranya diskop UKM dan perindag Kabupaten Sumenep selama ini telah memfasilitasi para pelaku UMKM.

“Hal itu untuk mendapatkan sosialisasi terkait perizinan dan legalitas usaha bagi pelaku UMKM. Pengembangan UMKM mengikuti kebijakan yang mengutamakan produk lokal, seperti UMKM batik, keris, ukiran, makanan dan minuman serta jamu,” paparnya.

Ia menegaskan, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah karena membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Dengan berkembangnya UMKM, diharapkan kesejahteraan masyarakat Sumenep meningkat melalui peningkatan pendapatan dan akses ke pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Bidang UMKM, sambung dia, menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena berperan dalam mengenalkan nilai kewirausahaan sejak dini. Ini juga bisa meningkatkan dukungan masyarakat terhadap produk-produk lokal yang dihasilkan UMKM.

“Diharapkan para peserta, termasuk anak-anak dan orang tua, dapat lebih mengenal dunia UMKM dan terinspirasi untuk menghargai serta mendukung produk lokal. Untuk anak-anak, ini bisa menjadi dasar bagi mereka dalam membangun keterampilan dan pemikiran kewirausahaan di masa depan,” harapnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Upacara Hari Jadi Ke 755, Seluruh Peserta Kenakan Pakaian Adat Karaton

Lebih lanjut ia menyatakan, anyaman bambu merupakan produk lokal yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Selama ini, pengelolaan anyaman bambu mungkin masih dilakukan dalam skala kecil dengan pola kerja keluarga atau kelompok kecil.

“Ini merupakan kali pertama ada acara terkait anyaman bambu di PAUD El-Fath, yang dapat memperkenalkan nilai dan potensi kerajinan anyaman bambu kepada masyarakat serta menumbuhkan minat terhadap kerajinan lokal di kalangan generasi muda,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Berita Terbaru