Racik Petasan di dalam Rumah, 2 Warga Sumenep Alami Luka-luka

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, saat menjelaskan soal letusan di Kecamatan Manding

TEGAS: Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, saat menjelaskan soal letusan di Kecamatan Manding

SUMENEP, Seputar Jatim – Letusan keras terjadi di salah satu rumah warga Dusun Regis, Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Senin (4/11) malam, sekitar pukul 23.18 WIB.

Letusan yang diduga berasal dari aktivitas meracik petasan tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan menyebabkan kerusakan pada bagian teras rumah serta ruang tamu milik inisial LS.

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso menyampaikan, bahwa letusan tersebut disebabkan oleh aktivitas meracik petasan di dalam rumah.

“Akibat insiden ini, selain dua korban yang mengalami luka, rumah milik LS juga mengalami kerusakan cukup parah, khususnya di bagian teras dan ruang tamu,” paparnya. Selasa (5/11/2024).

Baca Juga :  Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, DLH Sumenep Tanam Ribuan Bibit Pohon dan Tanaman Bunga

Kejadian ini, lanjut dia, sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Sumenep untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan tersebut.

“Serta untuk mengidentifikasi sumber bahan yang digunakan dalam aktivitas meracik petasan,” bebernya.

Lanjut dia menegaskan, bahwa menurut informasi yang dihimpun, rumah tersebut saat ini kosong karena pemiliknya sedang bekerja di Malaysia.

“Saksi mata di lokasi kejadian, TR, terbangun dari tidurnya akibat suara letusan keras yang terdengar dari arah rumah tersebut. Setelah keluar untuk memastikan asal suara, TR melihat ledakan itu berasal dari rumah LS. Ia segera menghubungi saksi lain, MH, dan beberapa warga sekitar mulai berdatangan untuk melihat lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga :  Antusias Peserta Didik PAUD HI El-Fath Sumenep Saat Ikuti Lomba Melukis di Atas Nampan

Ledi lokasi kejadian, warga menemukan dua korban yang mengalami luka-luka akibat letusan, yaitu MW (55) pria asal Desa Banasareh, Kecamatan Rubaru.

“AH usia 50 tahun, seorang ibu rumah tangga asal Dusun Laok Songai, Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, mengalami luka lecet pada lengan kanan,” bebernya.

“Setelah kejadian, kedua korban segera dievakuasi oleh warga dan anggota Polsek Manding yang tiba di lokasi. Mereka dibawa ke Puskesmas Manding dan RSUD Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” tukasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, MW masih belum bisa diminta keterangan karena kondisi belum sadar dan dirawat di rumah sakit setempat.***

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terbaru