Gelar Raker di Batu, IWO Sumenep Siap Dorong Program Pemerintah Demi Kesejahteraan Wartawan

- Redaksi

Sabtu, 21 Desember 2024 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGARAHAN: Suasana raker IWO Sumenep, hari kedua di Kota Batu, Jawa Timur

PENGARAHAN: Suasana raker IWO Sumenep, hari kedua di Kota Batu, Jawa Timur

SUMENEP, Seputar Jatim – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Madura, menggelar rapat kerja (raker) di Kota Batu, Jawa Timur.

Kegiatan dengN tema ‘Meningkatkan Wartawan yang Profesional, Beretika, dan Lebih Sejahtera’ berlangsung mulai tanggal 20 – 22 Desember 2024.

Ketua PD IWO Sumenep, Imam Mustain R, dalam sambutannya mengtakan, wartawan merupakan ujung tombak dalam menangkal berita bohong (hoax), maka dengan melaksanakan tugasnya harus profesional dan sesuai kode etik jurnalistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hoax bukanlah produk jurnalistik namun seringkali dikaitkan dengan pemberitaan, karena itu wartawan harus bisa menangkalnya dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, tentu dengan menjalankan kode etik jurnalistik,” ujarnya, Sabtu (20/12/2024).

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Gelar High Level Meeting Elektronifikasi, Bahas Target Pencapaian PAD

Menurutnya, informasi yang benar juga harus mempertimbangkan manfaat bagi masyarakat, karena produk jurnalistik pada akhirnya harus bisa memberikan kebaikan kepada masyarakat yang membacanya.

Profesi wartawan erat hubungannya dengan konsep pentahelix yang melibatkan lima unsur, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.

“Selaras dengan konsep tersebut, media memiliki peran penting dalam mengisi dan memajukan pembangunan, sehingga kebutuhan terhadap pers sangat dibutuhkan pada era keterbukaan informasi saat ini,” ujarnya

Sebagaimana tugas pers memiliki fungsi kontrol serta harus tetap tampil kritis, independen dengan membuat produksi berita yang akurat, terpercaya, dan beretika sehingga kolaborasi pentahelix dapat terwujud.

“Secara pribadi, wartawan terlibat dalam Tiga kontrak, yakni dengan perusahaan dan masyarakat. Ketiga, yaitu tanggung jawab yang muncul dari dalam diri sendiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Demi Tumbuhkan Semangat Belajar Siswa, Yayasan PP Al-Islamiyah Gelar Outbound Family Gathering di Pantai Slopeng Sumenep

“Wartawan harus membangun jiwa mereka yang berbuat kebaikan, hal ini dapat dilakukan dengan dorongan demi prinsip dan pelayanan kepada orang lain. jawab seperti ini menjadi suatu panggilan bagi wartawan untuk melakukan penjabaran dengan baik dan benar,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Jawa Timur, Rudi, meminta IWO Kabupaten Sumenep, untuk selaly mengedepankan jurnalis yang profesional, beretika, dan lebih sejahtera.

“Wartawan profesional ini harus mengedepankan etika jurnalistik, terutama kita wajibkan untuk jurnalis yang tergabung di IWO harus ikut program (UKW). karena itu merupakan sangat penting, dan uji kompetisi ini wajib dimiliki karna ada aturan dari dewan pers juga,” tuturnya.

“Di kedinasan dan masyarakat wajib menilai, jadi ini benar-benar jurnalis yg profesional. Kami ingin jurnalis IWO di Sumenep  ini mempunyai kreativitas dan wawasan untuk membangun Sumenep melalui jurnalistiknya,” tambahnya.

Ia berharap, IWO untuk saling mendukung dari segi sosialis maupun program-program pemerintah. Sebab, sekarang merupakan zaman digitalisasi, dan kalau bergerak di dunia digitalisasi jadi akan berjalan mundur.

“Untuk saling berkoordinasi saling menguatkan satu anggota, dan mempunyai visi misi yg sama untuk menjalankan organisasi, karena saya yakin ketika sudah satu pemikiran nanti akan maju dan berkembang. Nanti kami dari IWO Jatim akan mendorong program-program yg ada di IWO Sumenep untuk kita implementasikan bersama,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Sentol Laok Pragaan Pastikan Menu MBG Aman dan Berkualitas
Menu MBG di Pragaan Diduga Basi dan Tak Layak Konsumsi, Guru Unggah Protes di Media Sosial
Viral! Adi Prayitno Geram Jalan Kampung di Guluk-Guluk Tak Kunjung Diperbaiki selama 20 Tahun
Petani Tembakau Harus Sejahtera, SMSI Sumenep Dorong KEK Ramah Lingkungan
SMSI Sumenep Gaungkan Ekonomi Hijau Lewat Seminar Nasional KEK Madura
Guru Komplain Menu MBG Tak Berkualitas, SPPG di Pragaan Tak Terima Diberitakan
Guru di Pragaan Keluhkan Kualitas Menu MBG, Komplain ke SPPG Tak Digubris
Menu Tak Sesuai, MBG di Sumenep Diduga Asal-Asalan dan Tak Penuhi Standar

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 17:29 WIB

SPPG Sentol Laok Pragaan Pastikan Menu MBG Aman dan Berkualitas

Rabu, 19 November 2025 - 14:55 WIB

Menu MBG di Pragaan Diduga Basi dan Tak Layak Konsumsi, Guru Unggah Protes di Media Sosial

Jumat, 14 November 2025 - 15:43 WIB

Viral! Adi Prayitno Geram Jalan Kampung di Guluk-Guluk Tak Kunjung Diperbaiki selama 20 Tahun

Kamis, 13 November 2025 - 22:37 WIB

Petani Tembakau Harus Sejahtera, SMSI Sumenep Dorong KEK Ramah Lingkungan

Kamis, 13 November 2025 - 22:22 WIB

SMSI Sumenep Gaungkan Ekonomi Hijau Lewat Seminar Nasional KEK Madura

Berita Terbaru