Sejumlah Kades di Sumenep Kecewa Lantaran Program BSPS Diduga Diperjual Belikan

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 21:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ilustrasi: Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diperjual belikan

Ilustrasi: Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diperjual belikan

SUMENEP, Seputar Jatim – Sejumlah kepala desa (kades) di Sumenep, Madura, Jawa Timur, kecewa karena Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diduga diperjual belikan.

Salah satu Kepala Desa yang tak ingin disebutkan namnya mengaku sangat kecewa dengan oknum yang memperjual belikan program itu, yang seharusnya program itu diterima oleh masyarakat bawah.

“Benar, untuk mendapatkan program BSPS itu, kita bayar Rp 3,5 juta per unit, dan itu rata untuk setiap desa, belum lagi untuk Bayar Pendamping.” katanya, Kamis (2/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terus terang saya sangat kecewa dengan peristiwa ini, masak bantuan dari pemerintah pusat untuk rakyat malah diperjual belikan? ini kan sangat tidak etis,” sesalnya.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Gedung Baru DPRD Sumenep

Sementara itu Ketua LSM Brigade 571 Wilayah Madura, Sarkawi menyampaikan, bahwa untuk Program BSPS di Sumenep itu ada dugaan diperjual belikan.

Ia pun sudah mengantongi data valid terkait dugaan pungutan sebesar Rp 3,5 juta per unit untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Untuk mendapatkan bantuan, warga disinyalir harus membayar terlebih dahulu kepada koordinator,” tegasnya, Kamis (2/1/2024).

Lanjut ia menyatakan, pihaknya akan mengawal persoalan ini agar program pemerintah berjalan sesuai aturan.

Saat dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon WhatsApp, Kordinator Program BSPS Kabupaten Sumenep, belum merespon terkait masalah tersebut hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru