Dinkes P2KB Sumenep Pastikan Tak Ada Pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas

- Redaksi

Kamis, 16 Januari 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasyah (kiri), saat menjelaskan soal pengelolaan dana kapitasi puskesmas

TEGAS: Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasyah (kiri), saat menjelaskan soal pengelolaan dana kapitasi puskesmas

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasyah, membantah adanya keterlibatan oknum Dinas Kesehatan dalam dugaan pemotongan dana kapitasi di sejumlah puskesmas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurutnya, sejak tahun 2021 sistem pengelolaan dana kapitasi telah berubah. Dimana seluruh kewenangannya dipasrahkan ke puskesmas masing-masing.

“Jadi, Sejak tahun 2021, Dinas Kesehatan tidak lagi mengelola dana kapitasi. Semua langsung dari pusat ke puskesmas, termasuk pengelolaan keuangan dan pelaporannya. Kami hanya menerima laporan global untuk sinkronisasi,” tegasnya, Kamis (16/1/2025).

Baca Juga :  Pemdes Sepanjang Sumenep Dikeluhkan Warga, Diduga Bantuan Beras Bulog 2024 Diselewengkan

Dinkes P2KB Sumenep, hanya sebagai koordinator dan tidak ada kaitannya apapun dengan hubungan sama operasional yang ada puskesmas.

Sebab, kata dia, puskesmas di Kabupaten Sumenep sudah BLUD.

“Mereka (Puskesmas) sudah punya kebijakan untuk mengatur anggarannya sendiri. Sementara Dinkes P2KB Sumenep sebagai yang mengetahui dan koordinator,” jelasnya.

Saat ini, di tahun 2025, sudah tidak ada pegawai Sukwan di Puskesmas Kabupaten Sumenep karena sudah berstatus kontrak.

“Jadi semuanya sudah mempunyai gaji dan terkait ini juga sudah ada Perbup-nya,” bebernya.

Ia pun menyebut, bahwa sistem mulai dirubah secara bertahap sejak 2015 lalu, ketika dana kapitasi pertama kali diperkenalkan.

Kala itu, kata dia, Dinas Kesehatan masih bertanggung jawab atas pelaporan dan pengarahan.

Namun, sejak tahun 2021, puskesmas diberi otonomi penuh dalam mengelola dan melaporkan dana tersebut.

“Kalau ada isu pemotongan, saya tegaskan, itu tidak benar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tersinggung Saat Sambutan Upacara, Sepeda Motor Guru di Sumenep Dibakar

Untuk diketahui, dana kapitasi kesehatan adalah pembayaran tetap yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas.

Pembayaran tersebut, dilakukan dimuka berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar di FKTP.

Dana kapitasi ini digunakan untuk pembayaran jasa pelayanan kesehatan dan mendukung biaya operasional pelayanan kesehatan.

Sedangkan untuk besaran dana kapitasi yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada FKTP, tidak memperhitungkan jenis dan jumlah layanan kesehatan yang diberikan. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru