Resmi Dilantik, Ketua Satgas PPKPT Uniba Madura Siap Tindak Tegas Kekerasan di Kampus

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DISUMPAH: Pelantikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Uniba Madura

DISUMPAH: Pelantikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Uniba Madura

 

SUMENEP, Seputar Jatim – Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Jawa Timur, resmi melantik Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

Pelantikan ini untuk memperkuat komitmen Uniba Madura dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan dalam segala bentuknya.

Ketua Satgas PPKPT, Dedy Ahmadi menegaskan, bahwa tugas utama satgas ini adalah menindak tegas setiap bentuk kekerasan, baik fisik maupun non-fisik, yang terjadi di lingkungan kampus.

“Kami tidak akan memberi toleransi terhadap kekerasan. Satgas PPKPT akan bekerja secara profesional untuk memastikan bahwa seluruh civitas akademika dapat belajar dan bekerja dalam suasana yang aman dan bebas dari intimidasi,” tegasnya, Sabtu (1/2/2025).

Baca Juga :  Demi Percepat Masyarakat Rekam KTP, Disdukcapil Sumenep Luncurkan Program Jebol

Sementara itu, Rektor Uniba Madura, Rachmad Hidayat menyatakan, bahwa pelantikan ini adalah langkah strategis untuk menjaga integritas dan kualitas pendidikan di Uniba Madura.

“Kami ingin menciptakan budaya kampus yang menghargai keberagaman dan menjaga keselamatan setiap individu. Pelantikan ini juga sebagai wujud nyata komitmen Uniba dalam menangani kekerasan di kampus,” katanya.

Ia juga mengingatkan, seluruh civitas akademika untuk aktif mendukung program-program pencegahan kekerasan yang akan dijalankan oleh Satgas PPKPT.

Tak hanya itu, pihak kampus akan menyediakan saluran pengaduan bagi siapa saja yang merasa menjadi korban kekerasan, dengan jaminan kerahasiaan dan perlindungan bagi para pelapor.

Sebelumnya, Dedy Ahmadi, yang menjabat sebagai Sekretaris Rektor Uniba Madura, juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya kekerasan di perguruan tinggi.

Satgas PPKPT, lanjutnya, akan mengadakan serangkaian kegiatan untuk mengedukasi mahasiswa dan dosen mengenai cara mencegah dan menangani kekerasan di lingkungan kampus.

Dengan adanya Satgas PPKPT yang baru, Uniba Madura berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta mendukung tumbuhnya budaya akademik yang sehat, damai, dan penuh penghormatan antar sesama. (EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru