Bupati Sumenep Dorong Disbudparpora Terbitkan Buku Sejarah Keris untuk Tambah Bacaan Bagi Anak SD

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERDIRI: Kepala Disbudparpora Sumenep, Moh. Iksan, saat menunjukkan tugu keris (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDIRI: Kepala Disbudparpora Sumenep, Moh. Iksan, saat menunjukkan tugu keris (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) untuk menerbitkan buku sejarah keris sebagai bacaan edukatif bagi siswa Sekolah Dasar (SD).

Kepala Disbudparpora Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, buku sejarah keris yang akan diterbitkan ini dirancang agar sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak Sekolah Dasar (SD).

“Materi akan disusun dalam bahasa yang ringan dan mudah dipahami, serta dilengkapi dengan ilustrasi menarik guna memudahkan siswa dalam menyerap informasi,” katanya, Selasa (11/2/2025).

Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk penyusunan buku itu akan melibatkan para ahli sejarah, budayawan, serta illustrator profesional untuk memastikan akurasi sejarah dan daya tarik visual bagi anak-anak.

Baca Juga :  Anggaran Banpol 2024 di Sumenep Tembus Rp3,6 Milliar, PDIP Terbanyak

“Penerbitan buku sejarah keris untuk anak (SD) nanti merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam melestarikan budaya, sehingga pendekatan yang edukatif dan interaktif ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk lebih mencintai warisan budaya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penerbitan buku sejarah keris untuk melestarikan budaya lokal demi mengenalkan warisan leluhur sejak dini kepada generasi muda.

“Karakter Sumenep termasuk berkaitan dengan literasi-literasi. Jadi yang saya minta adalah literasi berkaitan dengan pengetahuan literasi tentang keris,” bebernya.

Keris tidak hanya dikenal sebagai senjata tradisional, lanjut dia, keris memiliki nilai historis, filosofi, dan spiritual yang tinggi, jangan sampai anak SD sekarang tidak tahu soal sejarah keris.

“Banyak anak-anak saat ini kurang memahami sejarah dan nilai-nilai yang terkandung dalam benda pusaka itu, seperti juga macam-macam keris, karena setiap bilah keris dibuat dengan teknik yang telah diwariskan turun-temurun dan menyimpan berbagai simbol makna,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global
Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif
Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026
Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri
Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup
Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Senin, 16 Februari 2026 - 18:27 WIB

41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:39 WIB

Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:39 WIB

Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026

Berita Terbaru