2 Pasar Hewan di Sumenep Bakal Diaktifkan Kembali, Diskopukmaperindag Tunjang Biaya Tranportasi

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERPANTAU: Salah satu pasar ternak di Kota Sumenep yang masih aktif (SandiGT - Seputar Jatim)

TERPANTAU: Salah satu pasar ternak di Kota Sumenep yang masih aktif (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berupaya mengaktifkan kembali dua pasar hewan.

Diketahui, dua pasar yang terletak di Kecamatan Rubaru dan Dasuk, sudah lama tidak beroperasi, karena dinaastersebut akan memberikan bantuan biaya transportasi kepada komunitas pedagang sapi untuk menarik pedagang dan pembeli sapi aktif kembali.

“Nominalnya berkisar Rp 150.000 hingga Rp 200.000 tiap perjalanan dan ini mungkin dana stimulan ini dilakukan dua atau tiga kali pertemuan,” ujar Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Instruksikan Disbudparpora Meregenerasi Pemain Musik Gamelan

Karena itu, ia akan memberikan bantuan biaya transportasi kepada komunitas pedagang sapi agar mereka bisa kembali berjualan. Karena untuk bisa kembali mengoperasikan pasar tersebut tidak mudah.

“Transportasi ini akan diberikan berdasar jumlah kendaraan yang digunakan oleh komunitas pedagang, bukan per individu, sedangkan dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep,” tegasnya.

Meskipun program ini sempat tertunda karena persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun pihaknya optimis dan segera merealisasikan rencana tersebut agar pasar kembali ramai dan perdagangan sapi kembali berjalan lancar.

“Kami sangat optimis untuk mengaktifkan dua pasar itu, sehingga nanti melalui program ini bisa berdampak positif bagi pedagang sapi, karena kami sudah melakukan koordinasi dengan komunitas pedagang sapi,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55 WIB

GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Berita Terbaru