Rokok Lokal Dinilai Mampu Serap Hasil Tembakau Petani Secara Maksimal, Rama Ramadhan: Kami Merasa Sangat Terbantu

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komunitas Petani Milenial Pasongsongan, Sumenep, Rama Ramadhan (Doc. Seputar Jatim)

Ketua Komunitas Petani Milenial Pasongsongan, Sumenep, Rama Ramadhan (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kehadiran rokok lokal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah mengalami pertumbuhan yang  signifikan hingga sangat membantu para petani tembakau.

Seiring meningkatnya permintaan dari produsen rokok skala kecil hingga menengah, para petani kini lebih percaya diri dalam memperluas lahan untuk meningkatkan kualitas tembakau dengan mengadopsi teknik pertanian yang lebih modern.

Ketua Komunitas Petani Milenial Pasongsongan, Rama Ramadhan, menilai industri rokok lokal telah memberikan dampak positif terhadap harga tembakau di wilayahnya.

Karena sebelum rokok lokal berkembang, harga tembakau cenderung fluktuatif dan kerap merugikan para petani.

Baca Juga :  Kemenag Buka Pelunasan Biaya Haji 1446 H Bagi Jemaah Reguler Mulai 14 Februari 2025

Namun, sejak adanya pabrik-pabrik rokok lokal yang menyerap hasil panen secara langsung, harga tembakau meningkat signifikan.

“Kami merasa sangat terbantu. Dulu harga tembakau tidak menentu, kadang anjlok, kadang naik. Tapi sejak ada rokok lokal, harga tembakau kami lebih stabil dan bahkan cenderung mahal. Ini tentu menguntungkan bagi petani,” katanya, Minggu (16/2/2025).

Meski demikian, ia berharap agar pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap industri rokok lokal agar keberlanjutan bisnis ini tetap terjaga.

Ia juga meminta agar regulasi yang mengatur industri rokok lokal tetap berpihak kepada para petani agar kesejahteraannya semakin meningkat.

Menurutnya, dengan adanya rokok lokal yang menyerap hasil tembakau petani secara maksimal, Kecamatan Pasongsongan, kini menjadi salah satu sentra tembakau dengan harga jual yang kompetitif.

“Ke depan, para petani berharap industri ini terus berkembang sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi,” harapnya.

“Banyak dari mereka kini mulai menerapkan sistem tanam yang lebih efisien, termasuk penggunaan pupuk organik dan teknik fermentasi tembakau yang lebih modern agar menghasilkan daun berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar industri,” bebernya.

Lanjut Rama menambahkan, bahwa dengan adanya dukungan dari rokok lokal, petani tembakau kini memiliki harapan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, DKPP Bersama Bupati Sumenep Lakukan Panen Raya Jagung di Guluk-Guluk

“Yang kami harapkan juga adalah kolaborasi antara petani dan pemerintah ini harus diperbaiki untuk menambah harga tembakau yang semakin tinggi,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah
Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar Santuni Puluhan Lansia di Sumenep
Cabe Jamu Masuk Inventarisasi Indikasi Geografis, Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Produk Lokal
Perluas Akses Investasi Halal, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Deposito Syariah Mulai Rp1 Juta
Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Fokus Literasi, Digital, dan UMKM di 2026
Ramadan Jadi Berkah Ekonomi, Pemkab Sumenep Gelar Bazar Takjil Libatkan Ratusan UMKM
BPRS Bhakti Sumekar Tebar Berkah di Awal Ramadan 1447 H, Ratusan Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan
Jelang Ramadhan 1447 H, BPRS Bhakti Sumekar Minta UMKM Bijak Kelola Modal dan Siapkan THR

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:23 WIB

DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah

Senin, 9 Maret 2026 - 18:10 WIB

Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar Santuni Puluhan Lansia di Sumenep

Senin, 9 Maret 2026 - 14:55 WIB

Cabe Jamu Masuk Inventarisasi Indikasi Geografis, Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Produk Lokal

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:38 WIB

Perluas Akses Investasi Halal, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Deposito Syariah Mulai Rp1 Juta

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:12 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Fokus Literasi, Digital, dan UMKM di 2026

Berita Terbaru