Niat Mandi, Pria 25 Tahun di Sumenep Tewas Usai Terseret Arus Air Laut

- Redaksi

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERDUKA: Pemuda  di Sumenep meninggal dunia saat berenang di pesisir laut (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDUKA: Pemuda di Sumenep meninggal dunia saat berenang di pesisir laut (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Seorang pemuda di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saat mandi di sebuah sumber air yang terletak di pesisir pantai.

“Korban bernama Moh Kholiq (25) berangkat dari rumah bersama sepupunya, Dolip (24), pada pagi buta sekitar pukul 05.30 WIB,” ujar Plt Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti. Minggu (20/7/2025).

Menurutnya, keduanya menaiki sepeda motor menuju lokasi sumber yang kerap digunakan warga sekitar untuk mandi atau sekadar mencuci muka.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, lanjut dia, mereka berniat untuk mandi. Namun, Dolip mengaku sempat merasakan firasat buruk.

Baca Juga :  Pariwisata Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Sumenep, Disbudporapar Akui PAD Capai 52,28 Persen di Semester Pertama

“Melihat air laut yang sedang pasang dan arus yang cukup deras, dia meminta Kholiq untuk mengurungkan niatnya. Sayangnya, Kholiq bersikeras. Ia tetap melangkah ke dalam air,” bebernya.

Tak lama berselang, Dolip mendengar suara Kholiq memanggil namanya. Saat menoleh, ia melihat Kholiq tengah berjuang di tengah arus, menjulurkan tangan dan berteriak minta tolong.

“Dolip mencoba menarik tangan sepupunya itu, namun tenaganya kalah dengan derasnya arus. Ia sendiri akhirnya jatuh ke air dan hanya bisa menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batu karang di dekatnya,” tegasnya.

Dengan sisa tenaga, sambung dia, Dolip berlari ke arah pemukiman terdekat untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kabar itu langsung melakukan pencarian bersama aparat kepolisian setempat.

“Sekitar satu jam kemudian, jenazah Moh Kholiq akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Proses evakuasi dilakukan oleh Aipda As’ari bersama tim medis dari Puskesmas Talango menggunakan ambulans, lalu dibawa ke rumah duka,” bebernya.

“Semoga ini menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati, terutama ketika berada di wilayah laut atau sumber air saat pasang,” pungkasnya.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Berita Terbaru