Bapenda Sumenep Gerebek Pajak 2025: Edukasi Fiskal dengan Sentuhan Gaya Anak Muda

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

JABAT TANGAN: Kepala Bidang PPD Bapenda Sumenep, Akhmad Sugiharto, saat menyerahkan kulkas pada kegiatan gerebek pajak 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

JABAT TANGAN: Kepala Bidang PPD Bapenda Sumenep, Akhmad Sugiharto, saat menyerahkan kulkas pada kegiatan gerebek pajak 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menghadirkan inovasi kreatif melalui program bertajuk “Gerebek Pajak 2025”.

Kegiatan yang digelar di salah satu destinasi kuliner populer anak muda, Mie Gacoan Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, ini mengusung konsep baru yang memadukan edukasi fiskal dengan pendekatan sosial yang lebih membumi.

Sasarannya jelas mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk memahami bahwa pajak daerah bukan sekadar kewajiban, melainkan memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin membangun kedekatan yang lebih cair dengan wajib pajak. Gerebek Pajak hadir dengan nuansa gembira, tetapi tetap fokus pada misi utama meningkatkan kesadaran membayar pajak,” ujar Kepala Bidang PPD Bapenda Sumenep, Akhmad Sugiharto, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Tidak Ditahan, Dua Tersangka Pengadaan Kapal di Sumenep Bebas Keluyuran

Sugiharto menjelaskan, konsep ini sekaligus menghapus kesan kaku terhadap kewajiban pajak. Melalui interaksi langsung, masyarakat bisa berdialog dengan petugas untuk mendapatkan penjelasan lengkap mulai dari alur pembayaran, manfaat pajak, hingga kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Ia menegaskan, Gerebek Pajak 2025 akan terus digelar di berbagai titik strategis, tak hanya di kawasan perkotaan. Pusat kuliner, sentra UMKM, hingga kafe kekinian akan menjadi sasaran utama sosialisasi.

“Semakin luas jangkauan sosialisasi, semakin besar pula keterlibatan masyarakat. Kepatuhan pajak adalah fondasi utama bagi kekuatan fiskal daerah,” imbuhnya.

Dengan pendekatan jemput bola, program ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan kewajiban pajaknya. Edukasi yang intensif diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif untuk taat pajak.

Baca Juga :  Disoal Belanja Modal Alat Peraga dan Pengadaan APE 2022, Kabid PAUD Disdik Sumenep No Respon

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi menyampaikan, apresiasi atas antusiasme masyarakat dan pelaku usaha yang turut mendukung pelaksanaan Gerebek Pajak 2025.

“Kami tidak sekadar datang menagih pajak. Gerebek Pajak adalah ruang bertemu, berdiskusi, dan memahami bahwa pajak adalah kepentingan bersama,” tegasnya.

Faruk menambahkan, kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada ketersediaan anggaran daerah. Karena itu, pajak daerah menjadi urat nadi pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur, penataan kota, hingga peningkatan layanan sosial.

“Semakin tinggi kepatuhan pajak, semakin cepat kita mewujudkan Sumenep yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB