PAMEKASAN, Seputar Jatim- Bupati Pamekasan, memberikan tanggapan terkait rencana penyambutan dan konser runner up Dangdut Academy (DA) 7, Valen Akbar (Valen DA7), di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada 1 Januari 2026 mendatang.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan, bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah tidak menutup ruang bagi kegiatan seni dan hiburan.
Namun, ia menegaskan, bahwa setiap agenda hiburan harus berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi nilai etika serta kearifan lokal masyarakat Pamekasan.
“Kami tidak anti kesenian. Seni dan hiburan itu bagian dari kebutuhan masyarakat. Tapi harus dikawal dengan baik, beretika, dan tidak melanggar aturan yang berlaku,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, rencana konser tersebut hingga kini masih bersifat dinamis dan membutuhkan kepastian dari berbagai aspek, mulai dari perizinan, pendanaan, hingga kesiapan panitia penyelenggara yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Ia mengakui adanya sejumlah masukan dan pandangan dari berbagai kelompok masyarakat terkait rencana konser tersebut.
Oleh karena itu, Pemkab Pamekasan akan melakukan pendekatan persuasif dengan semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, ulama, dan pesantren.
“Kalau ada dinamika dan perbedaan pandangan, itu wajar. Ini tantangan yang justru mendewasakan kita. Yang penting semua pihak mau duduk bersama, saling memberi ruang, dan berjalan pada barisan yang sama,” katanya.
Terkait pendanaan dan sponsor, Khalilurrahman, menyebut masih ada upaya pencarian dukungan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana tanpa membebani anggaran daerah dan tanpa menabrak regulasi.
“Kita diuji dari sisi pembiayaan dan pengelolaan program. Kalau ada sponsor, silakan, sepanjang tidak melanggar aturan dan transparan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berharap seluruh rencana dapat terealisasi secara sempurna dalam satu waktu. Menurutnya, pembangunan ekosistem kesenian membutuhkan proses bertahap dan kesabaran.
“Tidak semuanya harus tercapai 100 persen. Kadang perlu mundur satu langkah agar ke depan bisa melangkah lebih baik,” pungkasnya.
Lanjut ia menambahkan, Pemkab Pamekasan akan tetap mengawal setiap kegiatan kesenian agar memberi manfaat positif bagi masyarakat dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di Pemekasan. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









