Rencana Konser Penyambutan Valen DA7 Menghangat, Bupati Pamekasan Tekankan Etika dan Kepatuhan Aturan

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Bupati Pamekasan Kholilurrahman, saat diwawancarai sejumlah media (Foto Istimewa)

TEGAS: Bupati Pamekasan Kholilurrahman, saat diwawancarai sejumlah media (Foto Istimewa)

PAMEKASAN, Seputar Jatim- Bupati Pamekasan, memberikan tanggapan terkait rencana penyambutan dan konser runner up Dangdut Academy (DA) 7, Valen Akbar (Valen DA7), di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada 1 Januari 2026 mendatang.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan, bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah tidak menutup ruang bagi kegiatan seni dan hiburan.

Namun, ia menegaskan, bahwa setiap agenda hiburan harus berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi nilai etika serta kearifan lokal masyarakat Pamekasan.

“Kami tidak anti kesenian. Seni dan hiburan itu bagian dari kebutuhan masyarakat. Tapi harus dikawal dengan baik, beretika, dan tidak melanggar aturan yang berlaku,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga :  Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipungut Komisi Ratusan Ribu, Dinsos Sumenep Terkesan Lepas Tangan

Menurutnya, rencana konser tersebut hingga kini masih bersifat dinamis dan membutuhkan kepastian dari berbagai aspek, mulai dari perizinan, pendanaan, hingga kesiapan panitia penyelenggara yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Ia mengakui adanya sejumlah masukan dan pandangan dari berbagai kelompok masyarakat terkait rencana konser tersebut.

Oleh karena itu, Pemkab Pamekasan akan melakukan pendekatan persuasif dengan semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, ulama, dan pesantren.

“Kalau ada dinamika dan perbedaan pandangan, itu wajar. Ini tantangan yang justru mendewasakan kita. Yang penting semua pihak mau duduk bersama, saling memberi ruang, dan berjalan pada barisan yang sama,” katanya.

Terkait pendanaan dan sponsor, Khalilurrahman, menyebut masih ada upaya pencarian dukungan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana tanpa membebani anggaran daerah dan tanpa menabrak regulasi.

“Kita diuji dari sisi pembiayaan dan pengelolaan program. Kalau ada sponsor, silakan, sepanjang tidak melanggar aturan dan transparan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berharap seluruh rencana dapat terealisasi secara sempurna dalam satu waktu. Menurutnya, pembangunan ekosistem kesenian membutuhkan proses bertahap dan kesabaran.

Baca Juga :  Diduga Bagikan MBG Busuk, Aktivis Sumenep Desak BGN Tutup SPPG Saronggi

“Tidak semuanya harus tercapai 100 persen. Kadang perlu mundur satu langkah agar ke depan bisa melangkah lebih baik,” pungkasnya.

Lanjut ia menambahkan, Pemkab Pamekasan akan tetap mengawal setiap kegiatan kesenian agar memberi manfaat positif bagi masyarakat dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di Pemekasan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap
SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi
Cuci Tangan di Tengah Polemik SPPG Rubaru, Pernyataan Anggota DPRD Sumenep Dinilai Lepas Tanggung Jawab
Menu Berjamur, Jawaban Kabur: Kepala SPPG Jambu Dinilai Gagal Jelaskan Standar Keamanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:13 WIB

MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:05 WIB

SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi

Berita Terbaru