SUMENEP, Seputar Jatim – Tak terima merasa disudutkan oleh pengakuan Ketua BUMDes Meddelan yang mengklaim tidak tahu menahu soal anggaran proyek pengadaan kambing yang disinyalir mencapai ratusan juta rupiah, Kepala Desa (Kades) Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meradang.
Kemarahan Kades Meddelan, Moh Harist, terluapkan dengan emosi yang tak terkendali.
“Jika saya dipojokkan, saya akan laporkan dia (Red, Ketua BUMDes),” ujarnya saat diwawancarai melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (22/1/2026).
Lebih lanjut Harist menegaskan, bahwa dirinya tidak ikut campur dalam persoalan BUMDes.
“Silahkan tanya ke Ketua BUMDes, kapan saya memberi uang pada Ketua BUMDes? Suruh datang ke saya, kapan saya ngasih uang. Kalau soal uang tidak diserahkan ke Ketua BUMDes? Saya kan gak tahu, itu urusan Ketua BUMDes. Itu urusan Ketua, Sekretaris dan Bendahara BUMDes,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, bisa saja bendahara atau sekretaris BUMDes menyebut dana berada di Kepala Desa agar uang BUMDes tidak dipinjam oleh Ketua BUMDes.
Namun, menurutnya, hal itu bukan berarti uang BUMDes berada di tangannya.
Saat disinggung pernyataan Ketua BUMDes yang menyebut pernah menanyakan uang BUMDes ke Kades dan dijawab.
“Kalau soal uang itu gampang, masih belum keluar,” Harist kembali meminta awak media mengonfirmasi langsung ke pengurus BUMDes.
Kemuidan ia menekankan, bahwa struktur organisasi BUMDes sudah jelas.
“Itu beda rekening dengan desa. Bendahara desa ngirim ke rekening BUMDes. Terserah BUMDes kapan saja mau diambil. Kok bisa uang ada di saya,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









