DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Lapak Kurban, Pedagang Wajib Kantongi Rekomendasi

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperketat pengawasan peredaran hewan kurban.

Langkah ini menyusul maraknya lapak penjualan musiman yang bermunculan di berbagai titik.

Tidak hanya di pasar hewan, penjualan kambing dan sapi kini juga marak di pinggir jalan hingga kawasan permukiman. Kondisi tersebut mendorong DKPP mengambil langkah tegas dengan mewajibkan setiap pedagang mengantongi rekomendasi resmi sebelum membuka lapak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi lapak yang beroperasi tanpa izin maupun yang mengabaikan standar kesehatan hewan.

“Lapak tanpa rekomendasi berpotensi menimbulkan risiko, baik dari sisi kesehatan hewan maupun ketertiban penjualan. Kami akan melakukan penertiban jika ditemukan pelanggaran di lapangan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Ia menambahkan, momentum Iduladha harus dijaga agar tetap aman, baik bagi masyarakat maupun dari sisi kelayakan ibadah kurban. Karena itu, pedagang diminta mematuhi prosedur yang berlaku.

“Kami mengimbau pedagang tidak membuka lapak secara sembarangan. Ikuti aturan yang ada. Masyarakat juga harus selektif, pastikan membeli hewan yang sehat dan berasal dari tempat yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, Zulfa, menyebut meningkatnya jumlah lapak musiman menjadi perhatian khusus pihaknya dalam pengawasan.

Menurutnya, kewajiban rekomendasi menjadi langkah awal untuk memastikan lokasi penjualan dan kondisi hewan tetap terkontrol. DKPP juga akan mengintensifkan sosialisasi serta pemeriksaan kesehatan hewan secara langsung di lapangan.

“Karena lapak akan bertambah, kami akan melakukan sosialisasi ke berbagai titik, termasuk pasar, sekaligus melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan,” jelasnya.

Hingga saat ini, hasil pemantauan DKPP menunjukkan kondisi hewan ternak di Sumenep relatif aman. Belum ditemukan adanya kasus penyakit menular pada hewan kurban.

“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada temuan hewan ternak yang berpenyakit. Kondisinya masih aman,” tandasnya.

Dengan pengawasan yang diperketat serta dukungan semua pihak, DKPP Sumenep berharap distribusi hewan kurban tahun ini berjalan lebih tertib, sehat, dan sesuai standar yang ditetapkan. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Usai Dilantik, DPRD Desak Empat Pejabat Sumenep Tunjukkan Hasil dalam 6 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Senin, 14 September 2026 - 14:50 WIB

Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen

Berita Terbaru