SUMENEP, Seputar Jatim – Kasus dugaan pemukulan terhadap seorang duda bernama Hamdi, warga Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi naik ke tahap penyidikan (sidik) setelah sebelumnya berada pada tahap penyelidikan (lidik).
Kenaikan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik Polsek Lenteng mengantongi dua alat bukti serta hasil visum yang dinilai telah memenuhi unsur pidana.
Kanit Reskrim Polsek Lenteng, Bripka A. Andrianto, mengatakan kasus tersebut kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya mas, kasusnya sudah naik sidik,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, selama proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan itu, beberapa saksi mengakui bahwa Hamdi mengalami luka di bagian pelipis mata akibat dipukul seseorang.
Selain keterangan para saksi, dugaan pemukulan tersebut juga diperkuat dengan hasil visum korban.
“Untuk hasil visumnya juga sudah jelas mas bahwa Hamdi mengalami luka,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Hamdi mengaku menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang pria bernama Hodri, warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Menurut korban, peristiwa itu terjadi di pinggir jalan raya Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, pada Minggu (22/3) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, Hamdi mengalami luka di bagian wajah. Keesokan harinya, ia bersama saudaranya mendatangi Polsek Lenteng untuk melaporkan insiden tersebut. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









