PT Gudang Garam: Ayo Menanam Bambu!

- Redaksi

Minggu, 3 November 2019 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwhan Tri Cahyono, Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Kediri, Jawa Timur. (Inug/ SJ Foto)

Iwhan Tri Cahyono, Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Kediri, Jawa Timur. (Inug/ SJ Foto)

KEDIRI, seputarjatim.com- Bambu menjadi tanaman yang memiliki ragam manfaat, termasuk untuk menjaga kelestarian lingkungan. Semangat ini yang mendasari PT Gudang Garam Tbk, Kediri, dalam mengkampanyekan penanaman bambu di wilayah Kabupaten Kediri sejak tahun 2016 silam.

“Bambu merupakan tanaman konservasi dengan kemampuannya menjaga Ekositem air. Sistem perakaran bambu yang sangat rapat dan menyebar ke segala arah mampu menahan tanah dari Erosi,” terang Iwhan Tri Cahyono, Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Kediri, Minggu, 03/11/2019.

Baca Juga :  AMPL Anggap Tindakan Polisi Mengamankan Terduga Provokator Penebangan Liar di Banyuwangi Sudah Tepat

Saat ini menurut Iwhan, PT Gudang Garam Tbk Kediri terus melakukan upaya penanaman bambu di sejumlah lokasi di Kabupaten Kediri.

“Dimulai dari penanaman 15.600 bibit bambu di lahan seluas 100 hektar di Desa Tarokan, Kabupaten Kediri. Kita juga menanam di Kecamatan Banyakan, dan Kecamatan Mojo di Lereng kaki Gunung Wilis. Ini upaya PT Gudang Garam Tbk Kediri untuk ikut menjaga alam Kediri,” imbuh pria penghobi motor trail ini.

Baca Juga :  Pengamat: 5 Pejabat Sumenep Diperiksa, KPK Pasti Punya Dasar Kuat

Gerakan sadar lingkungan juga disosialisasikan PT Gudang Garam Tbk Kediri, dengan cara menjalin komunikasi intens dengan berbagai kalangan. Selain tokoh pemuda dan masyarakat, menurut Iwhan pihaknya juga mengajak seluruh Jurnalis yang bertugas di Kabupaten Kediri untuk mengikuti studi tour ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Kita berencana untuk mendatangkan petani bambu yang ada di Bandung, Jawa Barat, untuk mengajari warga Kediri cara menanam bambu yang efektif dan pemanfaatannya,” pungkas Iwhan. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Berita Terbaru