Wartawan Dikeroyok, Kapolres: Kami Telah Membentuk Tim

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2020 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dirawat di RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep. (Foto Istimewa)

Korban dirawat di RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep. (Foto Istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Kasus pengeroyokan warga terhadap wartawan di Sumenep, Jawa Timur, berbuntut panjang. Kasus ini menjadi perhatian khusus Polres Sumenep. Pihak kepolisian telah membentuk dua tim guna menyelidiki motif kekisruhan yang terjadi didepan Mapolsek Gapura, Senin, 17/08/2020 kemarin.

“Ini masalah jalan yang rusak. Korban kecewa dengan banyaknya truk pengangkut material yang diduga jadi penyebab rusaknya jalan. Yang bersangkutan kemudian menutup jalan masuk dengan mobil. Akibatnya warga ikut terkena imbasnya dan marah,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Darman dalam konferensi pers Selasa, 18/08/2020.

Baca Juga :  Hendak Jual Motor Bodong, Dibekuk!

Lebih lanjut menurut Darman, saat kejadian pihaknya telah berupaya mendamaikan kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu kita sudah kirim petugas dari Polres. Ada petugas TNI juga. Pengeroyokan ini karena mereka kesal jalan ditutup,” imbuhnya.

Baca Juga :  Marak Aksi Curanmor di Surabaya, Kapolda Jatim berikan himbauan melalui Jumat Curhat

Saat ini korban telah melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah warga ke Polres Sumenep. Sementara terlapor juga ikut melaporkan balik korban dalam kasus melakukan pencemaran baik dan mengganggu ketertiban umum.

“Minta doa pada rekan-rekan, semoga kasus ini cepat selesai. Agar Sumenep kondusif,” pungkas AKBP Darman. (Mg2/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa
Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran
Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang
Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng
Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi
Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau
Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum
Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:16 WIB

Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng

Senin, 25 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:25 WIB

Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau

Berita Terbaru

BERDISKUSI: GMNI Sumenep saat melakukan audiensi di Kantor Inspektorat Sumenep, terkait dugaan korupsi BUMDes Meddelan (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

GMNI Sumenep Desak Inspektorat Tuntaskan Audit BUMDes Meddelan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:56 WIB