Lahan Kodim 0827 Sumenep Di Obok-Obok, Muncul Dugaan BPN Sumenep Jadi Sarang Mafia Tanah

- Redaksi

Senin, 15 Agustus 2022 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kantor BPN Sumenep

Foto:Kantor BPN Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com-Mencuatnya surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep perihal pengukuran tanah Markas Kodim 0827 Sumenep terus menjadi perbincangan hangat warga Sumenep hingga dugaan kantor BPN Sumenep jadi sarang mafia tanah.

Dugaan tersebut semakin kuat Karena BPN Sumenep melayani permohonan penerbitan sertifikat lahan Kodim 0827 Sumenep, meski perkumpulan wakaf panembahan sumolo selaku pemohon diduga tidak punya dasar bukti kepemilikan yang kuat.

Hal tersebut diungkapkan F (inisial) salah satu Aktifis sumenep, dirinya membeberkan carutmarut dan kacau balaunya pertanahan Kabupaten Sumenep, Bahkan F menduga kuat bahwa selama ini BPN Sumenep berkolaborasi dengan para Mafia Tanah.

Menurutnya, di Kabupaten Sumenep tidak hanya terjadi soal penyerobotan atau pencaplokan lahan dan sertifikat ganda, Namun juga ada masalah-masalah yang melibatkan korporasi, seperti Perum Bumi Sumekar yang sekarang ini sertifikatnya kabarnya sudah dibekukan.

Baca Juga :  Suksesnya Eksploitasi Tambang Fosfat Ilegal di Lenteng Dicurigai Ada Broker

“Iya mas BPN ini kan Lembaga Negara. Jika lahan milik TNI saja sebagai Benteng terakhir pertahanan yang dipersenjatai oleh negara BPN Berani Mau melakukan pengukuran tanpa prosedur bagaimana dengan rakyat kecil?,” kata F dengan nada berang. Minggu (14/08).

Selain itu F Juga membeberkan beberapa fakta-fakta baru yang berkaitan dengan dugaan persekongkolan BPN dengan mafia tanah di Sumenep. Dimana dia membuka beberapa Lembar berkas yang dijelaskan bahwa di dalam buku tanah tahun 1962. Tapi sejak tahun 2016 muncul sertifikat atas nama orang Lain di tanah yang Sama.

” Ini pembuatnya sudah dalam Penjara,” tambahnya.

Saking berangnya dengan rencana pengukuran lahan Kodim 0827 Sumenep, dirinya berjanji dalam waktu dekat akan melaporkan komplotan mafia tanah di Sumenep ke APH.

Baca Juga :  Seleksi PPPK Sumenep Tahap II 2024 Resmi Ditunda

” Dalam waktu dekat kami beserta rekan-rekan akan segera buat Laporan Ke APH. Dan secara resmi kami akan bersurat kepada Menteri Agraria, Bapak Hadi Cahjanto,” tegasnya.

Sementara itu Dandim 0827 Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudya, dengan tegas menolak jika lahan Kodim 0827 Sumenep akan dilakukan pengukuran oleh BPN.

” Pada intinya kami menolak tegas rencana itu karena kami memiliki kewajiban untuk menjaga aset,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan secara resmi dari Kepala BPN Sumenep, Agus Purwanto.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone selulernya yang bersangkutan meminta kepada awak media untuk konfirmasi kepada Kasi Ukur BPN Sumenep.

” Untuk sementara ke Pak Rozak ya mas. Karena berkas-berkasnya ada disana,”terangnya secara singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 15:42 WIB

Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terbaru