Tepat di Moment HGN 2022, Orang Tua Siswa di Sumenep Lapor Polisi, Ini Penyebabnya

- Redaksi

Sabtu, 26 November 2022 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Ilustrasi

Foto:Ilustrasi

SUMENEP, seputarjatim.com–Tak terima dengan tindakan kepala sekolah tempat anaknya menimba ilmu,orang tua dari siswa yang diduga ditampar oleh kepala sekolahnya akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Sabtu (26-11-2022).

Hal tersebut dibuktikan dengan terbitnya Laporan Polisi Nomor LP/B/300/XII/2022/SPKT/POLRES SUMENEP tentang dugaan tindak Pidana penganiayaan terhadap anak.

Keterangan salah satu korban, inisial R mengatakan, Kejadian tersebut bermula saat dirinya dan F sedang bermain lompat tali menggunakan karet gelang datang menghampiri Wiwik, dan memarahinya kenapa mereka tidak memungut sampah.

Setelah Wiwik memarahi R dan F, tiba-tiba kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep tersebut langsung menampar menggunakan tangan kiri mengenai pipi kanan R. Wiwik juga menampar F menggunakan tangan kiri mengenai pipi kanan F.

Moh. Rafik yang dikabarkan istrinya mengenai peristiwa itu lantas memutuskan melakukan pelaporan ke Polres Sumenep, setelah sebelumnya mengkonfirmasi R, putranya yang jadi korban penamparan Wiwik.

Baca Juga :  Kekeringan di Pulau Sapudi, Pemprov Jatim Salurkan 750.000 Liter Air Bersih

Diberitakan sebelumnya, Dikutip dari SuaraMadura.id peristiwa itu terungkap setelah salah satu keluarga dari siswa memberitahukan dan menceritakan bahwa keponakannya yang bersekolah di SDN Kebunan II Sumenep, telah ditampar oleh kepala sekolahnya.

“Barusan adik saya memberi kabar kalau anaknya ditampar sama kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep,” terang BJ, inisial dari paman siswa tersebut. Jumat (25/11).

Menurut BJ, Orang tua dari siswa SDN Kebunan II Sumenep akan memperkarakan permasalahan tersebut ke ranah hukum dengan melapor ke Polres.

Pengajar di SDN Kebunan II Sumenep yang meminta tidak disebut namanya, membenarkan dan menceritakan kronologi kejadian saat dikonfirmasi.

“Tadi pagi sebelum mulai pelajaran memang biasa anak-anak bersih-bersih sampah. Tapi ada beberapa anak yang sambil bermain,” jelasnya lewat sambungan telepon.

Baca Juga :  Pemdes Lenteng Timur Raih Penghargaan Desa Mandiri Dari Kemendes PDTT

Kemudian, ia melanjutkan sambil mewanti-wanti agar tak disebut namanya. “Dari beberapa siswa yang bermain itu, hanya 2 orang yang ditampar oleh kepala sekolah,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan nomor kontak kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep, upaya konfirmasi pun dilakukan kepada yang bersangkutan.

“Kapan ya, saya nda kok. Kapan itu ya, saya  nda pernah menampar ya,” sergah Wiwik, kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep yang mempersilahkan pelaporan kepada dirinya.

Tak berselang lama, Wiwik mengirim pesan pribadi ke nomor redaksi SuaraMadura.id yang isinya akan menuntut media. “Tadi anda mengancam saya,” tudingnya.

Redaksi lantas menerangkan jika setiap proses konfirmasi yang dilakukan terdokumentasi dengan baik, dan menunggu tuntutan Wiwik dengan senang hati.(Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 21:10 WIB

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terbaru