Dugaan Pelecehan Teller Bank, Kurniadi: Trauma Korban Karena Ulah Suaminya Sendiri

- Redaksi

Sabtu, 25 Februari 2023 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurniadi, SH (foto istimewa)

Kurniadi, SH (foto istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Kasus dugaan pelecehan seksual teller bank BUMN di Sumenep kembali bergulir. Berkas perkara yang sebelumnya dikembalikan Kejaksaan pada 23/01/2023 ke penyidik Polres Sumenep, kini berkasnya telah dikirim kembali ke Kejari Sumenep pada 22/02/2023.

Dilansir sejumlah media online, penyerahan ulang berkas perkara dipandang sebagai hal yang menguatkan pidana yang dilakukan tersangka. Terlebih, penyidik juga menyertakan keterangan psikolog dalam laporannya. Pengacara korban bahkan berkomentar adanya trauma mendalam kliennya.

Menanggapi berita dan framing liar di masyarakat, Kurniadi, pengacara tersangka meminta khalayak berpikir jernih dan objektif. Menurutnya, sangat lucu bila rasa trauma yang dirasakan korban muncul di waktu yang agak lama pasca kejadian.

“Traumanya bukan karena dugaan pelecehan yang dialami. Tapi karena tekanan psikis atas desakan untuk mempolisikan kliennya. Ini direncanakan oleh tunangannya saat itu yang sekarang jadi suaminya,” terang Kurniadi.

Baca Juga :  Awal Tahun 2023, Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Kapal Oleh PT Sumekar Belum Ditahan

Hal lain yang membuat dilema korban adalah masalah komunikasi yang bersangkutan menjadi berantakan dengan keluarganya.

“Karena orang tua korban ini tidak menghendaki adanya laporan. Cuma karena suaminya memaksa, akhirnya dilaporkan,” imbuh Kurniadi.

Terkait dengan aksi tepuk bokong dan lepas tali kutang, Kurniadi juga memandang isu ini sengaja dibesar-besarkan sejumlah media agar hal itu dipandang sebagai kejahatan seksual berat yang dilakukan kliennya.

“Ayo kita berpikir logis saja. Itu dilakukan di ruang terbuka. Ada CCTV. Nah kalau klien saya ingin benar-benar melecehkan, karena dia sebagai pimpinan bank, bisa saja kan mengajak korban ke sebuah tempat. Jadi jangan asal ngomong ini pelecehan seksual, kalau anda tidak tahu duduk perkaranya,” kata Kurniadi mewanti-wanti.

Baca Juga :  Polda Jatim: 11 Pelaku Praktik Aborsi DPO

Kurniadi juga menegaskan, ulah korban yang tidak menurut pada orang tuanya juga berakibat fatal. Sang ayah lalu jatuh sakit dan meninggal dunia.

“Ya itu karena beban psikis orang tua. Karena kasus ini tetap dilaporkan anaknya, atas desakan suaminya. Kepribadian suamimya ini sangat pencemburu. Korban juga pernah dipukuli hingga lebam di bagian wajah. Sempat dilaporkan korban ke polisi, tapi belakangan dicabut,” kata Kurniadi.

Kurniadi yang juga mantan Wasekjend PB HMI ini meminta agar masyarakat tidak langsung menjustifikasi kliennya salah.

“Sebagai pengacara, saya pribadi juga malas menangani perkara pelecehan seksual. Tapi setelah saya pelajari, dan ternyata tidak demikian, diplintir ini itu, akhirnya saya bertekad membela klien saya yang notabene dikriminalisasi,” pungkas Kurniadi. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB