Home / Tak Berkategori

Berapa Usia Ideal Menikah Perempuan?

- Redaksi

Rabu, 25 September 2019 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(istimewa)

(istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com Setiap yang ada di muka bumi diciptakan berpasang-pasangan. Tak ayal, menikah menjadi tujuan seseorang untuk melewati hidupnya berdampingan dengan pasangan pilihan. Menikah di era milenial berbeda dengan pernikahan-pernikahan terdahulu. Jika pada masa lalu usia bukan menjadi alasan utama menikah, di era sekarang usia menikah menjadi hal sangat penting untuk dipertimbangkan.

Kesetaraan gender membuat para perempuan kerap kali lebih memilih karir. Persepsi semacam itu membuat mereka mengesampingkan tujuan utama untuk menikah. Berikut alasan-alasan mengapa perempuan lebih memilih menikah diatas usia 25-30an:

  1. Pola pikir yang lebih matang
Baca Juga :  Bongkar Jaringan Sabu Malaysia-Madura, BNNP Jatim Tangkap Dua Wanita dan Seorang Pria

Pada usia 20-an, wanita dipandang mulai memasuki usia pra-dewasa. Bertambahnya usia 5 tahun, atau tepatnya di usia 25 tahun, diyakini dapat meminimalisir kelalaian perempuan dalam memenuhi kewajibannya saat berumah tangga.

  1. Emosi lebih stabil

Emosi yang meledak-ledak biasanya dialami oleh usia-usia remaja yang belum bisa mengontrol amarahnya. Berdasarkan data statistik, menikah dibawah usia 20-an sangat rentan terlibat dalam pertengkaran dan perceraian bersama pasangannya.

  1. Siap menjadi orang tua
Baca Juga :  IJTI Surabaya Bekali Generasi Milenial Materi Jurnalistik Televisi

Suka duka, serta pengalaman hidup yang dilewati perempuan di usia 25 hingga 30 tahun  biasanya akan membentuk karakter yang seorang wanita menjadi lebih siap untuk menjadi orang tua dan mendidik anak.

Sementara itu resiko apabila seorang perempuan belum menikah diatas usia 30 tahun, adalah tingginya tuntutan keluarga dan lingkungan sekitar bagi yang bersangkutan, agar segera memiliki pasangan dan menikah. Maka tak heran, belum menikah di usia 30 tahun, menjadi hal yang sangat menakutkan bagi seorang perempuan. (far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB