Cegah Stunting, Kemendes PDTT-Puskesmas Pamolokan Gelar Pelatihan Pengembangan SDM

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2019 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Pengembangan SDM digelar Kemendes PDTT dan Puskesmas Pamolokan di Kantor Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu, 28/09/2019. (Farin/ SJ Foto)

Pelatihan Pengembangan SDM digelar Kemendes PDTT dan Puskesmas Pamolokan di Kantor Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu, 28/09/2019. (Farin/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Cegah Stunting, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep mengadakan pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kantor Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu, 28/09/2019. Acara ini dihadiri Camat Kota Sumenep, Kepala Puskesmas Pamolokan, dan perwakilan 12 Desa dan kelurahan di Kecamatan Kota.

Dalam sambutanya, Heru Santoso, Camat Kota berharap pelatihan ini dapat menjadi sumber pengetahuan tambahan, agar seluruh kader kesehatan di Desa dan Kelurahan mampu menjadi pelopor dalam mengurangi angka stunting di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Bupati Berbenah, Puskesmas Masalembu Berulah
Cegah Stunting, Kemendes PDTT-Puskesmas Pamolokan Gelar Pelatihan Pengembangan SDM
Pelatihan pengembangan SDM digelar dua hari sejak 28-29 September 2019. (Farin/ SJ Foto)

Musbichatul Chair, pendamping ahli yang menjadi salah satu pemateri dalam pelatihan ini memberikan semangat kepada peserta yang hadir, untuk terlibat aktif dalam mengentaskan kasus stunting. “Jadi peserta kali ini yang ikut merupakan perwakilan masing-masing desa sebanyak 2 orang. Satu dari perangkat desa, satu dari kader pembangunan manusia (KPM). Keterlibatan perangkat desa ini karena nantinya akan berkaitan dengan pencegahan angka stunting, saya juga ingin desa ikut pro aktif dalam menurunkan angka stunting dan ini wajib dilaksanakan,” terangnya, Sabtu, 28/09/2019.

Baca Juga :  MKKS Bantah Disdik Sumenep Lakukan Pungli Dana BOS

Masih menurut Musbichatul Chair, Kemendes PDTT saat ini focus dalam menangani kasus stunting di wilayah pedesaan. Upaya ini dilakukan bersama Dinas Kesehatan Sumenep, dan seluruh puskesmas.

Selain utusan dari Kemendes PDTT, dr Rifmi Utami, Kepala Puskesmas Pamolokan juga menjadi pemateri teknis pelatihan. “Materi dalam pelatihan ini nantinya peserta akan dibekali bagaimana cara menghitung, tinggi badan sesuai atau tidak dengan standart normal usianya,” terang dr.Rifmi Utami. (Far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru