Home / Tak Berkategori

Clear, Ini Klarifikasi Pengemudi Mobdin Plat Merah yang Dikabarkan Arogan

- Redaksi

Jumat, 6 Mei 2022 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: hasil tangkapan layar mobdin plat merah yang diduga milik pejabat yang dikabarkan arogan

Foto: hasil tangkapan layar mobdin plat merah yang diduga milik pejabat yang dikabarkan arogan

SUMENEP, seputarjatim.com–Pengemudi mobil dinas (Mobdin) plat merah bernomor polisi bernopol M 1167 VP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dikabarkan arogan kepada seorang pemuda di pinggir jalan DR. Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, dengan menodongkan pistol dan ngaku kolonel ternyata tidak benar.

Bahkan insiden yang yang sempat viral di media grup perpesanan WhatsApp ini sudah clear diselesaikan langsung di kala itu juga. Sebagaimana keterangan klarifikasi dari pengemudi mobdin M 1167 VP kepada media ini, Kamis (5/5/2022) malam.

“Awalnya sekitar jam 11saya baru pulang dari rumah mbah dan kebetulan ada om saya disana, sebelum pulang saya cari tempat makan dan kebetulan banyak yang tutup, saya lewat jembatan kecil timurnya cafe ramio dan setelah sampai di jembatan sana banyak anak muda yg nongkrong disana dan sedikit mengganggu arus lalu lintas disana karena parkir sepedanya agak ketengah, dan saya kasih nasehat namun tanggapannya mereka berbeda,” ungkap dia.

Baca Juga :  Rawan Terjadi Konflik Tenurial, Disperkimhub Sumenep Sosialisasi PPTPKH

Kemudian terkait kabar menodongkan senjata api, ia mengungkapkan bahwa hal itu sangatlah tidak benar dan tidak sesuai realita yang sebenarnya.

“Terkait masalah senjata api, tidak benar kalau saya menodongkan senjata api, itu korek api dan sudah rusak. Itu  sudah dibuktikan waktu kita ketemu secara keluarga dan banyak saksinya,” terangnya.

Terkait masalah penyebutan kolonel itu ada kesalahan pahaman, yang kolonel itu bukan saya tapi keluarga saya ada yg anggota kolonel, dikarenakan waktu saya masuk mobil yang bersangkutan itu telepon seseorang, jadi saya bilang gak usah telepon-telepon  orang lain, saya juga punya keluarga dari kolonel.

Baca Juga :  Resmikan Wisata Bukit Tawap Leng-Leng, Ini Pesan Bupati Sumenep

“Saya kan gak mau macam-macam, niat saya cuman mau lewat, jadi tidak usah lah telepon-telepon temannya atau saudaranya, mau saya selesai di tempat itu juga,” Paparnya.

Terakhir dirinya juga mengatakan bahwa, terkait kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

“Saya sama yang bersangkutan sudah ketemu secara kekeluargaan dan tidak masalah, semua sudah clear,” Pungkasnya. (Bs)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 10:56 WIB

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB