Dapur Mandiri Pesantren Jadi Titik Awal Program MBG di Sumenep

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAP-SIAP: Salah satu sekolah pendidikan yang mendapat program makan bergizi gratis di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SIAP-SIAP: Salah satu sekolah pendidikan yang mendapat program makan bergizi gratis di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Harapan lama itu akhirnya terwujud, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Program dari Presiden RI ini dimulai dari sebuah dapur sederhana namun penuh semangat.

Kini, Dapur Mandiri MBG berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto.

Inisiatif ini menjadi yang pertama di Sumenep dan diharapkan menjadi model untuk wilayah lain.

Tidak hanya menjangkau sekolah-sekolah negeri, MBG juga menyentuh lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama seperti RA, MI, MTs, hingga MA dan SMK.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Gelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Demi Pahami Transisi PAUD ke SD

“Program ini kami tujukan untuk semua peserta didik, mulai dari PAUD hingga SMA. Di tahap pertama, 32 sekolah dan madrasah sudah terintegrasi,” ungkap, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Aengdake, Eka Putri Kurniasari, Rabu (23/7/2025).

Dalam tahap awal ini, lanjut dia, sebanyak 3.000 paket makanan bergizi telah didistribusikan.

Menurutnya, menu tidak sekadar mengenyangkan, tetapi disusun sesuai pedoman gizi seimbang. Nasi, ayam goreng, tahu, sayur, buah, dan susu menjadi kombinasi utama dalam paket makanan yang disediakan.

“Setiap porsi disusun dengan cermat, bukan hanya sehat, tapi juga menggugah selera. Menu juga berganti agar tidak membosankan,” tambahnya.

Ia mengaku tidak mudah mendistribusikan ribuan makanan ke puluhan sekolah yang tersebar di berbagai pelosok desa.

Namun, semangat kolaborasi membuat semua tantangan bisa dilalui. Sementara, pengiriman dilakukan menggunakan 1 mobil minivan dan 1 mobil box, didampingi anggota Koramil 0827/04 Bluto.

“Kami masih terus menyempurnakan sistem distribusi, karena jarak antar sekolah cukup berjauhan. Tapi semangat kami tidak kendur,” jelasnya.

Baca Juga :  Perdana Turun Arena Kerapan Sapi se Madura, Tim Takbir Sakti Raih Juara III Golongan Menang

Dapur Mandiri MBG ini dirancang fleksibel dan siap berkembang. Jika jumlah penerima manfaat bertambah, kapasitas produksi pun siap ditingkatkan.

“Yang kami bangun bukan hanya dapur, tapi fondasi kepedulian dan tanggung jawab bersama atas pemenuhan gizi generasi penerus,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru