Disdik Sumenep Gelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Demi Pahami Transisi PAUD ke SD

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERDIRI: Peserta pelatihan penguatan kompetensi guru dan kepala bidang GTK saat menyanyikan lagu Indonesia raya (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDIRI: Peserta pelatihan penguatan kompetensi guru dan kepala bidang GTK saat menyanyikan lagu Indonesia raya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan yang lebih berpihak pada anak dengan menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru TK dan SD dalam Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan.

Kegiatan ini berlangsung dari Senin 21 – 25 Juli 2025 mendatang, di Hotel Asmi, yang diikuti oleh 108 peserta, terdiri dari 54 guru TK dan 54 guru kelas awal SD dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Pelatihan tersebut menghadirkan fasilitator tersertifikasi dari PGRI dan IGI, dan dirancang dengan pendekatan yang tidak biasa partisipatif, reflektif, dan menyentuh aspek filosofis pendidikan.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, memberikan pernyataan yang menggugah para peserta, menekankan pentingnya memahami transisi PAUD ke SD sebagai fase perkembangan yang sensitif, bukan sekadar pergantian jenjang pendidikan.

“Transisi ini terlalu sering kita potong begitu saja. Anak dipaksa meninggalkan dunia PAUD yang hangat dan bermain, untuk langsung duduk rapi, menyalin, bahkan ikut ulangan di minggu pertama. Ini bukan cara yang adil bagi mereka,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga :  Perdana Turun Arena Kerapan Sapi se Madura, Tim Takbir Sakti Raih Juara III Golongan Menang

Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan guru, tetapi juga mengubah pola pikir. Pihaknya mengajak peserta untuk membangun ruang belajar yang menyenangkan dan menyambut, bukan menekan dan menuntut.

“Kelas satu SD bukan tempat untuk memburu nilai, tapi ruang aman yang memperpanjang masa kecil anak dengan cara yang bermakna,” sambungnya.

Selama lima hari pelatihan, lanjut dia, para guru diajak untuk terlibat aktif dalam diskusi, simulasi, studi kasus, dan menyusun rencana aksi yang bisa langsung diterapkan di sekolah masing-masing.

“Tujuannya adalah memastikan kesinambungan pengalaman belajar anak sejak PAUD hingga duduk di bangku SD,” bebernya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara guru TK dan SD. Transisi yang ideal hanya dapat terwujud jika kedua pihak saling memahami, berkomunikasi, dan membangun jembatan yang kokoh demi masa depan anak-anak.

“Guru TK tidak cukup hanya melepas, dan guru SD tidak cukup hanya menyambut. Harus ada penyambungan pengalaman, bukan pemutusan,” tegasnya.

Ia berharap, pelatihan ini dapat menjadi pemantik gerakan yang lebih luas di seluruh Kabupaten Sumenep, sebuah transformasi pendidikan dasar yang berpihak pada hak dan kebahagiaan anak.

“Mari kita pastikan bahwa setiap anak yang memasuki SD tetap membawa semangat belajarnya, bukan kehilangan arah karena kita belum siap menyambutnya,” pungkasnya.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif
Achmad Fauzi Pantau TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan di Sumenep
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global
Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif
Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:59 WIB

Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif

Senin, 6 April 2026 - 17:29 WIB

Achmad Fauzi Pantau TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan di Sumenep

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Berita Terbaru