Defisit BPJS, Haruskah Iuran Naik?

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2019 - 18:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Nurhadi, Anggota Komisi VIII Partai Nasdem, menyindir rencana pemerintah naikkan iuran BPJS untuk mengatasi defisit keuangan. (Inug/ SJ Foto)

Nurhadi, Anggota Komisi VIII Partai Nasdem, menyindir rencana pemerintah naikkan iuran BPJS untuk mengatasi defisit keuangan. (Inug/ SJ Foto)

KEDIRI, seputarjatim.com Sejumlah anggota DPR RI masih tetap dengan keputusannya untuk menolak rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan di awal tahun 2020 mendatang. Hal ini disampaikan Nurhadi, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Nasdem. Menurutnya, penolakan kenaikan iuran BPJS bukan hanya disuarakan kalangan legislatif saja, melainkan juga berasal dari masyarakat. Dalam setiap kali kunjungan dan melakukan serap aspirasi, mayoritas warga menurut Nurhadi merasa keberatan jika iuran BPJS Kesehatan naik.

“Saya di Tulungagung, Blitar, dan Kediri hampir semua sama, yakni menolak kenaikan iuran pembayaran BPJS kesehatan,” kata Nurhadi saat menghadiri acara pengobatan gratis yang digelar Kemenkes RI di Kaliombo, Kediri, Senin, 23/12/2019.

Baca Juga :  Tahun 2024, Laka Lantas di Sumenep Naik 20 Persen

Masih menurut Nurhadi, saat ini berlangsung fenomena turun kelas layanan BPJS yang dilakukan masyarakat. Hal ini menurutnya menjadi bukti jika sebagian masyarakat keberatan dengan rencana pemerintah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berarti kan semakin besar nanti negara menanggung biaya BPJS untuk kelas 3. Bahkan saya dengar ada yang kelas 1 turun kelas 3. Nah, menurut saya ini Pak Jokowi harus punya terobosan. Harusnya beliau mengundang praktisi kesehatan yang ada di Republik ini. Mengundang pemikir pemikir kaum intelektual pemerhati kesehatan, untuk diajak rembug. Harus ada keputusan brilian dari beliau bagaimana mengatasi permasalahan defisit BPJS,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Kapolres Sumenep Santuni Anak Yatim dan Lansia Di Desa Meddelan

Nurhadi yang juga berisitrikan anggota DPRD Kota Kediri ini khawatir, bila rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS tetap dilanjutkan dapat memicu protes di berbagai daerah di Indonesia.

“Menaikkan iuran BPJS untuk mengatasi defisit BPJS itu bukan solusi,” pungkasnya. (nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28 WIB

Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB