Diduga Ada Pungli Dana BOS, GAMAS akan Geruduk Disdik Sumenep

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2024 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator (GAMAS), Tolak Amir, saat menunjukkan surat pemberitahuan aksi ke Disdik Sumenep

Koordinator (GAMAS), Tolak Amir, saat menunjukkan surat pemberitahuan aksi ke Disdik Sumenep

SUMENEP, Seputar Jatim – Diduga ada pungli dana BOS, Gerakan Aksi Mahasiswa Sumenep (GAMAS) Madura, Jawa Timur, akan menggeruduk kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, pada Senin 29 Juli 2024 mendatang.

Hal ini merupakan bentuk protes, karena diduga ada tindakan pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Beberapa Sekolah Menengah Atas (SMP) swasta.

“Saya merasamerasa geram terhadap beberapa isu yang terjadi di Disdik. Bahkan parahnya saat ini, ada indikasi pungli dana BOS,” ujar Koordinator (GAMAS), Tolak Amir. Kamis (25/7/2024).

Baca Juga :  Masalah Pendidikan di Sumenep Semakin Mengkhawatirkan, Kadisdik Dapat Rapor Merah

Padahal dana BOS ini, kata dia, untuk pengembangan siswa melalui pemenuhan fasilitas sarana pendidikan.

“Ini bukan tanpa kajian dan fakta, mau melakukan seruan sebab sudah mengantongi bukti transfer dan kwitansi dari beberapa sekolah,” bebernya.

“Kami sudah investigasi ke sekolah dan menemukan bukti transfer dan kwitansi pungutan tersebut,” kecamnya.

Amir, sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa pihaknya sudah mengirim surat pemberitahuan aksi kepada Polres Sumenep, dalam rangka untuk melakukan demonstrasi besar-besaran.

“Kalau kemudian tidak ada tindak lanjut maupun respon, dari Dinas Pendidikan terkait persoalan polemik ini, maka saya akan melakukan pengembangan dan membawa dugaan kasus pungli tersebut ke jalur hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sumenep, M. Fajar Hidayat menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi yang cukup mengenai pungli Dana BOS yang menjadi dasar aksi tersebut.

Baca Juga :  Kemelut Kepengurusan PWI Pusat, Buat Marwah Organisasi Semakin Terpuruk

“Menurut pengetahuan saya, informasi mengenai pungli ini masih belum jelas dan saya belum mengetahui siapa pelakunya. Lebih baik menunggu, karena ini informasi baru dan kami belum dapat konfirmasi yang konkret,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa adanya kemungkinan dugaan tersebut merupakan pemantik dari situasi sebelumnya di mana seorang guru kepala sekolah sempat ditegur keras.

“Selama saya berada di Dinas Pendidikan, saya telah memanggil semua pihak terkait dan menanyakan masalah ini. Mereka semua mengonfirmasi bahwa tidak ada pungli yang terjadi,” tandasnya.

“Jadi masyarakat dan pihak-pihak terkait menunggu klarifikasi lebih lanjut sebelum melakukan aksi yang dapat mempengaruhi citra institusi pendidikan,” pungkasnya. (Sand/EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang
Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan
Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik
Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:07 WIB

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:02 WIB

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Berita Terbaru