Disinyalir Loloskan Perangkat Desa Yang Gunakan Ijazah Bukan Atas Namanya Sendiri, Profesionalisme Panitia Perekrutan Perangkat Desa Aenganyar Diragukan

- Redaksi

Selasa, 4 Oktober 2022 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Supardi, Kabid Pemdes DPMD Sumenep

Foto: Supardi, Kabid Pemdes DPMD Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com–Salah satu Perangkat Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berinisial SMD yang diduga menggunakan ijazah milik orang lain untuk memuluskan dirinya menjadi perangkat desa terus menjadi sorotan.

Tidak hanya SMD yang menjadi sorotan, namun panitia perekrutan perangkat Desa Aenganyar juga diragukan keprofesionalannya dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut.

Menurut Supardi selaku Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sumenep saat dikonfirmasi ditempat kerjanya menjelaskan bahwa, titik pointnya dalam permasalahan ini yaitu ada di panitia pengangkatan perangkat desa Aenganyar, bagaimana proses pelaksanaan rekrutmen perangkat Desa di desa tersebut mulai dari awal hingga pelantikan perangkat desa Aenganyar.

“Dasar pengangkatan perangkat desa itu karena ada kekosongan jabatan di desa Aenganyar, atas dasar kekosongan jabatan itu maka kepala desa membentuk Panitia perekrutan perangkat Desa, setelah itu panitia mendata sekaligus menyeleksi berkas pendaftar, setelah berkas memenuhi syarat maka panitia minta persetujuan rekomendasi camat, setelah camat acc maka dikembalikan lagi kepada kepala desa untuk memilih,” Ucapnya. Selasa (4-10-2022).

Dikonfirmasi terkait ada perangkat desa Aenganyar yang diduga menggunakan ijazah bukan milik yang bersangkutan, pihaknya mengaku belum ada laporan yang masuk ke DPMD Sumenep, namun dirinya memastikan akan koordinasi langsung dengan kepala desa Aenganyar maupun dengan camat Gili genting.

Baca Juga :  Pastikan Sesuai RAB, Dinas PU. Bina Marga Pantau Pembangunan Drainase di Desa Jambu

“Dengan adanya info ini, nanti saya konfirmasi kepada camat gili genting, apa masih zamannya camat yang lama apa sudah camat yang sekarang , karena yang tahu sesuai atau tidaknya terkait info perangkat desa atas nama SMD tersebut ya pihak sana, yang jelas ke kami sampai saat ini belum ada laporan,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu perangkat desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berinisial SMD diduga menggunakan ijazah milik orang lain untuk menjadi perangkat desa.

Baca Juga :  Sambut Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Sumenep Adakan Pasar Murah di 5 Lokasi

Setelah dilakukan penelusuran oleh awak media, diperoleh informasi jika ijazah yang dipakai oleh yang bersangkutan diduga milik mantan perangkat desa sebelumnya berinisial IMM.

IMM sendiri mengakui jika ijazahnya dipakai oleh SMD untuk menjadi perangkat Desa Aenganyar yang baru.

“Iya benar, SMD datang kepada saya, meminta ijin untuk menggunakan ijazah saya sebagai persyaratan administrasi menjadi perangkat Desa Aenganyar,” ungkapnya.

Pernyatan dari mantan perangkat desa Aenganyar tersebut ternyata di amini oleh kades Aenganyar, dirinya beralasan bahwasanya sudah terjadi kesepakatan antara IMM dan SMD terkait penggunaan ijasah SMD yang akan digunakan oleh IMM.

“IMM adalah teman SMD dan sudah ada kesepakatan diantara keduanya terkait dengan  ijazahnya IMM yang akan dipakai oleh SMD untuk dijadikan perangkat Desa,” jelasnya.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Rabu, 15 April 2026 - 23:27 WIB

SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB