Kemenag Gandeng RMN NU Sumenep Gelar Halaqoh Pesantren Ramah Anak

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 20:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPI: Kemenag dan RMN NU Sumenep menggelar Halaqoh Pesantren Ramah Anak di Aula PLHUT

RAPI: Kemenag dan RMN NU Sumenep menggelar Halaqoh Pesantren Ramah Anak di Aula PLHUT

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Kemenag dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMN NU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar halaqoh pesantren ramah anak.

Kegiatan dengan mengusung tema ‘Revitalisasi Peran Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan dan Lembaga Pengasuhan yang Ramah Anak’, digelar di aula PLHUT Kantor Kemenag Sumenep.

Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid mengatakan, bahwa konsep seperti ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi nantinya juga merupakan wahana untuk membentuk karakter dan moralitas pada generasi muda yang berada di ruang lingkup pesantren.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Tembus Pasar Mancanegara, Batik Al-Barokah Sumenep Raup Omzet Ratusan Juta Pertahun

Menurutnya, halaqoh ini dalam rangka semakin memperkuat pesantren sebagai lembaga pendidikan yang utama.

“Makanya kita ngundang beberapa pengurus Pesantren sehingga bagaimana kedepannya itu terus-menerus bisa memperkuat Pesantren,” katanya, Selasa (30/04/24)

“Hal ini, tentu juga ada peran-peran penting yang memang kedepannya kita harus dilakukan bersama, termasuk salah satunya tata tertib di pesantren yang bisa semakin memperkuat,” paparnya.

Lanjut ia menegaskan, pesantren ini tidak hanya melihat halaqoh sebagai sesi pengajaran agama yang monoton, tetapi juga sebagai ruang interaksi yang memungkinkan santri untuk berdialog, bertanya, dan berbagi pemahaman.

Maka dari itu, kata dia, dengan melalui pendekatan semacam ini menciptakan lingkungan yang ramah anak, di mana anak-anak merasa nyaman dan terlibat dalam proses belajar.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi, DLH Sumenep Tanam Ratusan Bibit Tanaman Diberbagai Titik

“Melalui halaqoh yang ramah anak, pesantren ini memperkuat nilai-nilai keislaman dengan cara yang menyenangkan dan mendidik. Diskusi-diskusi yang diadakan tidak hanya membahas materi agama, tetapi juga isu-isu aktual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Dengan begitu, memungkinkan para santri untuk mengaitkan ajaran agama dengan konteks kehidupan mereka, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih dalam dan relevan.

Selain itu, lanjut dia, suasana yang santai dan penuh kehangatan dalam halaqoh juga memungkinkan para santri untuk merasa lebih terbuka dalam mengungkapkan pemikiran dan perasaan mereka.

“Hal ini menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan spiritual dan emosional anak-anak, sehingga mereka tidak hanya mengasah intelektualitas mereka, tetapi juga membentuk kepribadian yang kokoh dan moralitas yang tinggi,” pungkasnya. (SANDI/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional
MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Berita Terbaru