Kronologi Tenggelamnya KLM Arin Jaya di Sumenep

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Seputarjatim.com- Perahu motor yang tenggelam di perairan Pulau Sapudi dan Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur, ini bernama Arin Jaya. Perahu tersebut dinahkodai langsung oleh pemiliknya bernama Arim, warga Desa Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Awalnya, pada hari Senin pagi (17/06/2019) sekitar pukul 07.00 WIB, perahu itu berangkat dari Pelabuhan Guwa-Guwa dengan tujuan Pelabuhan Kalianget.

Jumlah penumpang yang diangkut sebanyak 41 orang. Mereka mayoritas adalah kalangan perantau yang akan kembali ke daerah kerja di wilayah Jakarta.

Namun nahas, sekitar pukul 10.00 WIB, perahu Arin Jaya sudah berada diperairan pertengahan Pulau Sapudi dan Pulau Gili Iyang. Disana perahu tersebut terkena obak besar sehingga terguling kurang lebih satu jam lamanya hingga kemudian tenggelam.

Beberapa saat kemudian ada lima perahu nelayan datang menolong dan berhasil membawa beberapa penumpang menuju Pelabuhan Kecamatan Dungkek.

Beberapa penumpang yang selamat selanjutnya dibawa ke Puskesmas Dungkek untuk mendapatkan perawatan. Selain itu ada juga dua orang penumpang yang meninggal bernama Zahra (28) dan Hanisah (30).

Korban yang selamat saat ini berjumlah 30 orang, sementara yang meninggal dua orang. Sisanya sebanyak sembilan orang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura

“Hasil koordinasi kami dengan dokter Puskesmas Dungkek, seluruh penumpang yang selamat dan dinyatakan sehat akan ditampung sementara di Kantor Kecamatan Dungkek,” kata AKP. Widiarti, Kabag Humas Polres Sumenep.

Widiarti mengaku, pihaknya bersama Satpolairud, Basarnas dibantu nelayan masih berusaha mencari korban yang masih dinyatakan hilang. Namun akibat cuaca buruk, proses pencarian 9 nelayan yang hilang dihentikan pada selasa dini hari. Proses pencarian akan dilanjutkan pada selasa pagi. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru