Madura Bull Race Championship Piala Bupati Sumenep Diwarnai Judi Secara Bar-Bar

- Redaksi

Sabtu, 6 Januari 2024 - 15:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Praktek perjudian yang dilakukan didepan garis start pada kejuaraan Madura bull race championship piala Bupati Sumenep

Foto: Praktek perjudian yang dilakukan didepan garis start pada kejuaraan Madura bull race championship piala Bupati Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com–Lagi-lagi gelaran kerapan sapi yang bertajuk piala Bupati Sumenep HUT Geriduh Ke-3 yang digelar dilapangan Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura diwarnai dengan adanya perjudian yang dilakukan secara terang-terangan. Sabtu (6-1-2024).

Seolah jadi tradisi, para penjudi ini tidak ada rasa takut sedikit pun meskipun disekitarnya banyak petugas yang bersileweran baik dari anggota polri maupun TNI.

Praktik perjudian berupa taruhan uang ini selalu mewarnai setiap pelaksanaan festival karapan sapi khususnya di Madura, baik ditingkat kabupaten maupun antar kabupaten dan praktik perjudian ini seolah-olah ada pembiaran dari pihak berwajib, sehingga memberikan rasa aman kepada para penjudi untuk menjalankan aksinya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan dilapangan, praktek perjudian ini dilakukan secara terang-terangan didepan garis start dan akad taruhan ini dilakukan sebelum sapi dilepas dengan berbagai macam nominal taruhan, mulai dari Rp.50.000 hingga Rp.500.000 bahkan ada yang sampai Rp.1.000.000.

Baca Juga :  Polda Jatim Panggil Bupati Lumajang Kasus Pencemaran Nama Baik

Salah satu penonton asal kecamatan Lenteng yang meminta namanya tidak di publis menyebutkan, Praktik perjudian ini merupakan salah satu kegiatan negatif dalam pelaksanaan festival karapan sapi, meskipun uang taruhan tersebut nominalnya kecil namun yang namanya judi harus tetap ditindak.

 

“Walaupun kecil, karena itu termasuk pelanggaran dan barang buktinya memang ada, bahkan dilakukan secara terang-terangan jadi tidak ada alasan bagi aparat penegak hukum untuk membiarkan hal tersebut terjadi, kecuali memang ada kongkalikong di dalamnya,” ucapnya saat ditemui media ini.

Pihaknya berharap, karena kejuaraan kerapan sapi piala Bupati Sumenep ini dilaksanakan selama 2 hari, untuk hari terakhir tidak ada lagi yang namanya perjudian karena ancaman hukumannya tidak tanggung-tanggung yakni mencapai 10 tahun penjara sesuai pasal 303 KUHP.

Baca Juga :  APMS Sapeken Viral, Berikut Penjelasan Pemilik Dan Ketua LPK – KP Sumenep

“Praktek perjudian ini sangat mencederai kemurnian kebudayaan, saya harap kepada Kapolres Sumenep untuk segera menindak dengan cara menangkap para pelaku perjudian ini, hitung-hitung sebagai kado terakhir sebelum beliau meninggalkan kabupaten ujung timur Pulau madura ini” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep saat dikonfirmasi media ini secara responsif akan mengecek fakta dilapangan.

“Saya cek dulu mas,” ucapnya.

Saat disodori bukti vidio adanya praktek perjudian dalam ajang kerapan sapi piala Bupati Sumenep HUT Geriduh ke-3, Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini berjanji akan segera menindak lanjuti aduan tersebut.

“Ditindak Lanjuti,” terangnya singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep
Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya
Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:40 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:44 WIB

Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB