Masuk 3 Besar Di Jatim, PIK R SMAN 1 Sumenep Bidik Juara Tingkat Provinsi

Rabu, 30 Agustus 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Foto bersama PIK R SMAN 1 Sumenep

Foto:Foto bersama PIK R SMAN 1 Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com-Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Telatif SMA Negeri 1 Sumenep yang berdiri sejak tanggal 26 April 2014 terpilih 3 besar nominasi lomba Apresiasi PIK R Percontohan se Jawa Timur dari penilaian profil PIK R.

PIK R Telatif SMA Negeri 1 Sumenep merupakan organisasi dari remaja oleh remaja dan untuk remaja di bawah naungan BKKBN. PIK R Telatif sebagai PIK R Percontohan (CoE) Kab. Sumenep sejak wtahun 2019-2022  dan sudah mendapat penghargaan dari Bupati Sumenep.

Tanggal 29 Agustus 2023,PIK R Telatif SMAN 1 Sumenep mendapat kunjungan lapangan penilaian Apresiasi PIK R Percontohan Jawa Timur oleh tim penilai (Juri) dari BKKBN Jawa Timur sebanyak 3 orang.

Serangkaian acara penilaian berupa Sambutan kepala SMAN 1 Sumenep, sambutan perwakilan tim juri, dan presentasi program-program PIK R oleh Pendidik Sebaya.

Baca Juga :  Tunggu Hasil Audit, Kejari Sumenep Bakal Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024

Tidak hanya itu, dalam acara tersebut juga disampaikan beberapa program Inovasi diantaranya, e Counseling Survey Heart, Deco, FTF, Bising Telatif, dan lainnya. Dilanjutkan penilaian ke ruang PIK R dan wawancara kepada pengurus PIK R Telatif.

Kepada media ini, Kepala sekolah SMAN 1 Sumenep menyambut hangat kedatangan tim juri dengan menyampaikan Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh tim BKKBN Jatim.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BKKBN Jatim, dengan kuatnya kelembagaan dan jaringan PIK Remaja, akan sangat menguntungkan bagi sekolah, Karena dengan kuatnya kelembagaan dan jaringan, maka eksistensi kelompok akan lebih terjamin dan ragam kegiatannya akan terampu dengan baik,” ucap Drs. Ach. Sulaiman, M. Pd

Baca Juga :  Bantu Kegelisahan Warga Ditengah Pandemi, Yamaha N MAX Club Indonesia Chapter Sumenep hadir Berikan Santunan Dan Sunat Massal Gratis

Kasek yang sudah hampir Purna tugas ini berharap agar PIK R Telatif SMANSA juara 1 dan melaju ke tingkat nasional. Dirinya juga memotivasi siswa-siswi PIK R untuk terus semangat berkegiatan dan tanpa mengenal lelah memberi manfaat kepada remaja-remaja lainnya di Kabupaten Sumenep melalui program Genre.

“Terbentuknya PIK-R diharapkan adanya pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda. karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. (Bam)

Berita Terkait

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Berita Terbaru