Menulislah..! Semedi Singkat Jelang Hari Santri

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seputarjatim.com- Menulis adalah mengajar. Tulisan mampu mengajari. Demikian jargon yang diajarkan Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, kepada para santrinya. Maka jangan heran jika pemandangan yang ada di seluruh lingkungan Pondok Modern Gontor penuh tulisan. Bermacam-macam. Mulai dari kosakata harian Arab-Inggris lengkap dengan artinya. Penulisan aturan-aturan harian santri, penulisan nama kamar dan rayon. Ya, seluruh lingkungan Pondok Modern Gontor penuh tulisan. Tulisan dibuat untuk mengajari santri.

Para santri Gontor juga penulis. Aktifitas menulis sudah dimulai sejak pagi hari, tepatnya usai shalat Subuh berjamaah. Para santri diwajibkan menulis 5 hingga 10 kosakata Arab dan Inggris setiap harinya. Kosakata ini wajib ditulis di buku saku masing-masing santri. Namanya buku saku, harus ada di saku. Dibawa kemanapun.

Waktu sarapan pagi tiba. Para santri berangkat ke dapur. Di dapur, tetap dipenuhi tulisan. Santri antri berbaris menatap tulisan. Tulisan itu digantung di loket pengambilan nasi dan lauk pauk. Jenis lauk pauk berbahasa Arab-Inggris, Hadist-hadist etika soal makan minum, aturan santri tidak boleh mengambil lauk pauk dua kali. Semua itu ditulis, di dinding dapur dan papan khusus.

Baca Juga :  Ketum PWI Pusat Resmi Undur Puncak Perayaan HPN pada 24 Februari 2024 Mendatang

Usai sarapan, para santri masuk ke kelas untuk belajar. Di kelas para santri diwajibkan menulis. Rangkuman pelajaran yang diterangkan ustadz akan diperiksa secara berkala setiap minggunya. Santri yang tidak menulis akan menerima teguran wali kelas. Aktifitas belajar santri Gontor dimulai sejak pukul 7 pagi, berakhir pukul 1 siang.

Keluar kelas para santri berangkat ke Masjid Jamik untuk menunaikan shalat dhuhur berjamaah. Di masjid juga sama, dipenuhi tulisan. Mulai dari tempat wudu’, tangga masjid, tempat sandal dan sepatu, penuh tulisan.

Dan sore hari, tepatnya setelah shalat ashar, para santri kembali diwajibkan menulis. Lagi-lagi sejumlah kosakata Arab-Inggris harus dicatat dan dihafalkan. Santri juga diminta untuk merangkai kata-kata tersebut dalam susunan kalimat. Dimana? Di buku saku. Yang dibawa kemanapun.

Baca Juga :  Gowes Kemanusiaan Peringati HUT Lantas ke-64

Malam tiba aktifitas menulis terus berlanjut. Didepan kamar dan rayon, santri diwajibkan belajar. Membaca, menulis, menghafal. Hingga pukul 9 malam, para santri dibolehkan untuk beristirahat. Tidak langsung tidur. Setelah masuk kamar, mereka duduk dan diabsen satu persatu. Selanjutnya, santri diminta meneriakkan kosakata yang ditulis didalam buku saku.

Gontor dan menulis sangat identik. Pondok Modern Gontor sangat menghargai tulisan. Karena memang tulisan dapat mengajari. Tulisan seperti guru. Pesan KH Hasan Abdullah Sahal, salah seorang Pimpinan Pondok Modern Gontor: Teruslah membaca, belajar menulis untuk menciptakan tulisan. Tulislah yang baik-baik. Karena tulisanmu, akan mengajari. Selamat Hari Santri..! (* Didik Setia Budi, Alumni Gontor, Penulis di seputarjatim.com)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Berita Terbaru