Home / Tak Berkategori

Pasien PDP Warga Prambon Sidoarjo Yang Meninggal Dinyatakan Negatif Covid-19

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2020 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin berkunjung ke rumah almarhum Rukhiyati, pasien PDP Corona yang meninggal dunia di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Sabtu, 11/04/2020. (Fahmi/SJ Foto)

Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin berkunjung ke rumah almarhum Rukhiyati, pasien PDP Corona yang meninggal dunia di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Sabtu, 11/04/2020. (Fahmi/SJ Foto)

SIDOARJO, seputarjatim.com- Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memastikan bahwa pasien dalam pengawasan (PDP) atas nama Rukhiyati (44) warga desa Watu Tulis kecamatan Prambon yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu statusnya negatif Covid-19.

“Hasil tes lab swab dinyatakan negatif Covid-19 dan hari ini sudah keluar hasilnya dan sudah diterima oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo”, kata Nur Ahmad Syaifuddin di rumah almarhumah desa Watu Tulis, Prambon, Sabtu, (11/04/2020).

Kedatangan Wakil Bupati tersebut untuk meyakinkan kepada warga desa Watu Tulis bahwa yang bersangkutan meninggal bukan karena positif Covid-19 melainkan karena komplikasi diabetes. Almarhumah sempat dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 rumah sakit Anwar Medika Balongbendo beberapa hari dan akhirnya meninggal dunia.

Menurut informasi, almarhumah tidak pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien covid-19 dan tidak pernah keluar kota. Sehari-hari almarhumah sebagai ibu rumah tangga dan memang memiliki riwayat penyakit diabetes sudah lama.

Baca Juga :  Dua Perakit Handak Ditangkap

Sejumlah perwakilan dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga ikut mendampingi Wakil Bupati, diantaranya kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Syaf Satriawarman, Asisten I M. Ainur Rahman, Camat Prambon, Kapolsek Prambon dan Danramil Prambon.

Wabup Nur Ahmad Syaifuddin meminta agar warga tidak perlu lagi khawatir dan panik, karena suami dan anaknya sudah dilakukan rapid test dan hasilnya semuanya negatif Covid-19. Selain itu, rombongan Wakil Bupati juga berdoa bersama untuk almarhumah ibu Rukhiyati.

“Hasil tes lab swab almarhumah Ibu Rukhiyati dinyatakan negatif covid-19, keluarganya juga sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif covid-19. Saya mohon masyarakat tidak asal percaya pada informasi yang tidak benar yang sudah beredar. Keluarga nanti juga akan menerima surat keterangan hasil tes lab swab dari dinas kesehatan kalau almarhumah dinyatakan negatif Covid-19”, kata Nur Ahmad Syaifuddin.

Baca Juga :  Fattah Jasin Merapat ke Demokrat

Mengenai almarhumah dimakamkan dengan prosedur protokol pemakaman Covid-19 karena pasien tersebut meninggal dalam status pasien dalam pengawasan. Pasien tersebut meninggal sebelum hasil tes lab swab keluar, maka pihak pemkab Sidoarjo melalui dinas kesehatan memakamkan dengan prosedur yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

“Semua pasien yang status PDP jika meninggal akan dimakamkan dengan prosedur Covid-19 karena aturannya memang demikian”, ucapnya.

Surat keterangan hasil tes lab akan diterima keluarga korban pada hari senin 13 April 2020. Saat ini masih dilakukan proses pendataan administrasi oleh dinas kesehatan kabupaten Sidoarjo.

“Hari Senin keluarga almarhumah Ibu Rukhiyati akan kami berikan surat keterangan bahwa almarhumah meninggal bukan karena positif Covid-19, sekaligus hasil tes lab swab yang menyatakan jika almarhumah negatif Covid-19”, ujar Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:56 WIB

Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Berita Terbaru

TERLUKA: Korban pemukulan Hamdi (Doc. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:56 WIB